DPRD DKI Jakarta Minta BPBD Fokus Perhatikan Fasilitas Pengungsian untuk Korban Bencana

AKURAT.CO Potensi bencana kebakaran dan banjir masih menghantui masyarakat di Jakarta. Kondisi itu lantas menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, terutama terhadap pemenuhan fasilitas di lokasi pengungsian.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperhatikan pemenuhan fasilitas umum, seperti pemenuhan kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) bagi korban bencana di tempat pengungsian.
"Sarana prasarana MCK. Ini juga kadang kurang, jadi perhatian ya," kata Dadiyono dalam rapat konsultasi bersama BPBD DKI Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada Banjir
Menurutnya, jika kebutuhan korban pengungsian seperti MCK tidak difasilitasi dengan baik, dikhawatirkan pengunsi terserang wabah penyakit. "Ini sangat penting karena berhubungan dengan psikologis dan kesehatan untuk pengungsi," jelasnya.
Selain MCK, sambung dia, BPBD perlu memperhatikan pendirian tenda pengungsian secara cepat saat terjadi bencana. Setidaknya, korban bisa beristirahat sementara waktu, pasca bencana.
"Terutama kalau ada kebakaran dan banjir," ungkap Dadiyono.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengakui mobil toilet portable milik BPBD masih terbatas. Kendati demikian, BPBD DKI berkoordinasi dengan SKPD lain untuk memenuhi kebutuhan fasilitas MCK.
"Jumlahnya masih terbatas. Kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup," kata Maruli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









