Akurat

Penganiayaan Warga di Yahukimo Sangat Biadab, Polri Harus Makin Berani Menindak KKB

Paskalis Rubedanto | 2 Agustus 2024, 14:10 WIB
Penganiayaan Warga di Yahukimo Sangat Biadab, Polri Harus Makin Berani Menindak KKB

AKURAT.CO Komisi III DPR RI mengutuk keras tindakan penganiayaan kepada warga di Yahukimo, Papua Pegunungan, yang diduga merupakan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Akibat aksi keji mereka, korban tewas dan mobilnya dibakar.

"Apa yang dilakukan KKB di Papua itu biadab dan keji. Mereka adalah teroris yang terus melakukan aksi teror dan meresahkan masyarakat!" kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, Jumat (2/8/2024).

Pangeran mendesak, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera menangkap serta menindak pelaku secara hukum. Sebab, apa yang dilakukan KKB sangat tidak berperikemanusiaan, sehingga Polri harus semakin berani menindak para KKB.

Selain itu, Polri juga harus memastikan keadaan 15 penumpang yang melarikan diri bersama korban. Dia juga meminta kekerasan yang dilakukan KKB untuk ditindak tegas.

Baca Juga: Rebut Markas KKB di Bibida Paniai, TNI-Polri Tembak Mati Satu Anggota Pimpinan Undius Kogoya

"Pastikan warga-warga lain yang melarikan diri dari KKB di Yahukimo itu dalam kondisi selamat. Setiap tindakan kriminal harus ditindak dengan tegas, tanpa pandang bulu. Kami mendesak aparat keamanan untuk segera menangkap dan mengadili para pelaku kekerasan ini," tegasnya.

Dia pun mengapresiasi Polri yang bersama TNI terus berupaya menumpas KKB. Dia juga menekankan, pentingnya pendekatan penegakan hukum dengan sistem peradilan pidana saat menghadapi kekerasan KKB di Papua.

"Karena apa yang dilakukan sudah melanggar HAM dengan menghilang nyawa orang yang tidak bersalah. Jadi tak hanya menyebar teror, mereka juga terus menerus melakukan pelanggaran pidana," tuturnya.

Sebelumnya, Kasus di Yahukimo berawal saat korban yang membawa 15 penumpang orang lainnya hendak pergi ke lokasi pengambilan kayu. Korban bernama Abdul Muzakir merupakan sopir sebuah CV.

Saat melintas di jalan Kampung Massi, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (31/7/2024), tiba-tiba mobil korban dihadang oleh 6 anggota KKB yang membawa senjata api dan senjata tajam.

Karena panik, korban kemudian memutar balik mobilnya namun mobil tersebut mengalami mati mesin dengan posisi melintang di bahu jalan. Selanjutnya, korban, saksi dan penumpang melarikan diri. Namun kemudian korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan banyak luka sayatan, dan truknya pun dibakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.