Lebih Pilih Dony Tri Pamungkas Ketimbang Shayne Pattynama, Ini Penjelasan Mauricio Souza

AKURAT.CO, Posisi bek kiri Persija Jakarta sejauh ini masih sepenuhnya menjadi milik Dony Tri Pamungkas.
Meski kedatangan Shayne Pattynama sempat memunculkan spekulasi soal persaingan pada sektor tersebut, Dony tetap menjadi pilihan utama Pelatih Mauricio Souza.
Sepanjang Super League 2025-2026, Dony Tri Pamungkas telah mencatatkan 1.218 menit bermain dari 14 pertandingan yang dijalani Persija Jakarta.
Baca Juga: Sedikit Kesal, Mauricio Souza Jawab Kritik 'Malas Mainkan Pemain Baru Persija Jakarta
Dari total 21 laga musim ini, kontribusinya terbilang konsisten. Bahkan ia turut menyumbang satu gol saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Pelatih Mauricio Souza tidak menampik bahwa performa Dony menjadi alasan utama mengapa ia terus dipercaya sebagai starter.
Menurutnya, setiap keputusan yang diambil murni berdasarkan performa serta kebutuhan tim, bukan karena tekanan dari luar.
Kehadiran Shayne Pattynama memang memberi warna baru. Di level internasional, ia dikenal sebagai pemain senior bersama Timnas Indonesia, sementara Dony lebih banyak berkiprah pada kelompok usia U-23.
Shayne juga memiliki pengalaman bermain di Eropa. Namun, saat bergabung dengan Persija, ia baru saja melewati masa pemulihan cedera yang membuatnya absen sekitar tiga bulan.
Kondisi tersebut membuat Shayne masih membutuhkan waktu untuk kembali menemukan ritme terbaiknya.
Baca Juga: Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, dan Aditya Warman
Adaptasi fisik serta taktik menjadi bagian dari proses yang harus dijalani sebelum mendapat menit bermain lebih banyak.
Mauricio menilai perbandingan langsung antara kedua pemain tidak sepenuhnya adil. Baginya, setiap pemain memiliki konteks dan peran berbeda dalam dinamika tim.
“Shayne Pattynama adalah pemain hebat, Dony Tri Pamungkas juga. Tidak ada alasan bagi saya untuk mencadangkan Dony hanya demi memenuhi keinginan melihat pemain baru tampil,” tegas Mauricio di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Kamis (19/2).
Pelatih asal Brasil itu bahkan menyebut Dony sebagai salah satu pemain paling reguler dalam skuadnya musim ini.
Konsistensi di lapangan menjadi faktor utama yang membuatnya tetap dipercaya mengawal sisi kiri pertahanan Macan Kemayoran.
Mauricio juga kembali menegaskan prinsip yang selalu ia pegang sejak awal menangani Persija: tidak ada tempat otomatis bagi siapa pun.
Reputasi, status sebagai rekrutan anyar, maupun tekanan opini publik tidak akan memengaruhi keputusan teknis.
Bagi Mauricio, menjaga kompetisi internal tetap sehat justru menjadi kunci agar setiap pemain terus terpacu menunjukkan performa terbaiknya.
Selama Dony mampu menjaga konsistensi, posisinya di tim utama Persija masih sulit tergeser.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









