Akurat

Jordi Amat: Persaingan Juara Super League 2025-2026 Bakal Jadi Medan Perang

Hervin Saputra | 31 Desember 2025, 19:22 WIB
Jordi Amat: Persaingan Juara Super League 2025-2026 Bakal Jadi Medan Perang
 
 
AKURAT.CO, Persija Jakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam perburuan gelar Super League 2025-2026.
 
Kemenangan meyakinkan atas Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi penegasan bahwa Macan Kemayoran masih berada di jalur persaingan papan atas meski tekanan semakin terasa di setiap laga.
 
Persija menuntaskan laga tunda pekan kedelapan dengan hasil maksimal. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (29/12) malam, tim ibukota tampil dominan dan mengunci kemenangan 3-0.
 
 
Gol pembuka Persija tercipta melalui eksekusi penalti Allano Lima pada masa injury time babak pertama. Keunggulan Macan Kemayoran kemudian bertambah setelah bek Bhayangkara FC, Putu Gede, melakukan gol bunuh diri. 
 
Kemenangan Persija disempurnakan oleh sepakan keras Jordi Amat dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan.
 
Tambahan tiga poin tersebut membawa Persija kembali naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2025-2026.
 
Hingga saat ini, Persija mengoleksi 32 poin dan hanya terpaut dua angka dari Persib Bandung serta Borneo FC Samarinda yang bersaing di posisi teratas.
 
 
Situasi tersebut membuat persaingan di papan atas kian memanas. Setiap pertandingan ke depan dinilai akan sangat menentukan, mengingat jarak antar tim teratas begitu tipis.
 
Jordi Amat menilai kemenangan atas Bhayangkara FC menjadi suntikan moral penting bagi Persija di tengah ketatnya kompetisi.
 
Bek berpengalaman itu mengakui tekanan besar terus mengiringi langkah tim dalam perburuan gelar juara.
 
“Tekanannya lebih besar, lebih besar. Kami tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi musim yang panjang,” ujar Jordi Amat usai laga.
 
Meski demikian, ia justru memandang tekanan tersebut sebagai tantangan yang memacu semangat seluruh pemain.
 
Jordi menyebut persaingan empat besar musim ini menuntut Persija tampil dengan mental baja di setiap pertandingan.
 
“Seperti yang Anda katakan, ada empat tim di atas. Jadi, setiap pertandingan akan menjadi perang,” tegasnya.
 
Selain berperan menjaga lini belakang, Jordi Amat juga mengaku puas dapat menyumbangkan gol bagi tim. Gol tersebut, menurutnya, menjadi penutup manis di akhir tahun.
 
“Saya sangat senang dengan gol saya. Itu momen yang bagus untuk mengakhiri tahun dengan gol yang indah. Istri saya juga sedang hamil, jadi gol ini terasa sangat spesial,” tutur Jordi Amat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H