Semen Padang Usul Laga Sisa Tim Zona Merah Dipimpin Wasit Asing, Ini Respons LIB

AKURAT.CO, Manajemen Semen Padang FC menyambangi Kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta Selatan, Senin (21/4), guna menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan pertandingan Liga 1 Indonesia 2024-2025 yang melibatkan tim-tim penghuni zona degradasi.
Dalam pertemuan tersebut, manajemen Kabau Sirah meminta agar LIB memberikan perhatian lebih terhadap laga-laga penentuan yang menyangkut nasib klub di papan bawah klasemen.
Salah satu usulan yang disampaikan adalah penggunaan jasa wasit asing untuk menjaga integritas dan kualitas kepemimpinan pertandingan yang dinilai krusial.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan dari klub peserta kompetisi.
Baca Juga: Klasemen Liga 1: Persib Unggul 8 Poin di Puncak, PSIS dan Semen Padang Tertahan di Zona Merah
Ia menegaskan bahwa sejak kepemimpinan Erick Thohir di tubuh PSSI, standar penyelenggaraan kompetisi mengalami peningkatan signifikan.
"Perubahan dalam pelaksanaan Liga 1 sangat terasa. Kami menjalankan kompetisi ini secara profesional, sesuai regulasi FIFA, dan standar itu akan terus kami pegang hingga musim berakhir," ujar Ferry Paulus melalui keterangan resminya, Selasa (22/4).
Ferry juga mengungkapkan bahwa PT LIB telah melakukan koordinasi terkait penugasan wasit berkompeten untuk laga-laga yang menentukan. Bahkan, penunjukan wasit asing bukan hal baru dan telah menjadi perhatian sejak awal musim.
"Ketua Umum PSSI sudah mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan netralitas di laga-laga krusial. Salah satunya dengan menugaskan wasit-wasit terbaik, termasuk dari luar negeri," kata Ferry.
Baca Juga: Jamu Semen Padang Minggu Ini, Persija Jakarta Ingin Bawa Aura Menang Demi Posisi 4 Besar
Langkah Semen Padang FC ini mencerminkan kekhawatiran sejumlah klub terkait fair play dan transparansi di sisa kompetisi. Mengingat ketatnya persaingan di papan bawah, potensi polemik akibat keputusan wasit menjadi perhatian serius.
Oleh karena itu, kehadiran wasit asing dianggap sebagai solusi yang dapat meminimalisir tekanan terhadap perangkat pertandingan lokal sekaligus menjaga marwah kompetisi.
Di sisi lain, usulan ini turut mencerminkan harapan klub-klub peserta terhadap profesionalisme pengelolaan Liga 1 secara menyeluruh.
PT LIB sendiri mengaku terus melakukan evaluasi internal dan menjalin komunikasi aktif dengan PSSI agar setiap aspek penyelenggaraan pertandingan berjalan sesuai koridor regulasi yang berlaku, termasuk dalam hal pengawasan dan penunjukan wasit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









