Akurat

Semen Padang vs Persija: Rizky Ridho Akui Macan Kemayoran Tak Bisa Jalankan Instruksi Pelatih

Endarti | 24 Desember 2025, 16:11 WIB
Semen Padang vs Persija: Rizky Ridho Akui Macan Kemayoran Tak Bisa Jalankan Instruksi Pelatih
 
AKURAT.CO, Persija Jakarta memilih untuk tidak berlama-lama terpuruk usai menelan kekalahan menyakitkan dari Semen Padang pada lanjutan Super League 2025-2026.
 
Macan Kemayoran harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah tipis 0-1 dalam laga yang digelar di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (22/12) malam.
 
Pertandingan berjalan berat bagi Persija Jakarta sejak menit awal. Tim tamu harus menghadapi tekanan tuan rumah sekaligus situasi sulit akibat disiplin pemain yang berdampak pada jalannya laga.
 
 
Persija Jakarta lebih dulu kehilangan Figo Dennis yang harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-37. Kondisi tersebut membuat keseimbangan permainan Persija terganggu hingga turun minum.
 
Petaka bagi Macan Kemayoran datang pada menit ke-83. Upaya Jordi Amat untuk mengantisipasi bola di area pertahanan justru berujung gol bunuh diri yang mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Semen Padang.
 
Situasi Persija kian memburuk di pengujung laga. Bek asing Fabio Calonego diganjar kartu merah langsung pada menit ke-90+6, membuat Persija harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.
 
Harapan Persija sempat muncul di masa injury time ketika Maxwell Souza menjebol gawang Semen Padang. Namun, gol tersebut dianulir wasit Steven Yubel Poli setelah menilai adanya pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
 
Kapten Persija, Rizky Ridho, tak menampik kekecewaan atas hasil yang diraih timnya. Menurutnya, pertandingan berjalan tidak mudah karena berbagai situasi yang harus dihadapi di lapangan.
 
 
“Banyak kemauan Coach belum bisa kami lakukan dengan baik. Kami pun terkena kartu merah. Di ruang ganti, Coach berbicara kepada kami agar melanjutkan dan berusaha lebih baik lagi di babak kedua,” ujar Ridho dalam keterangan resmi Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Meski bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, Persija tetap berusaha tampil agresif dan mencari gol penyeimbang. Ridho menegaskan semangat juang tim tidak luntur hingga peluit akhir dibunyikan.
 
“Di babak kedua, kami berusaha menjalankan apa yang Coach minta. Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, kami tetap berusaha menyerang dan mencetak gol,” kata bek berusia 24 tahun tersebut.
 
Kekalahan ini terasa semakin pahit karena Persija gagal mempersembahkan kemenangan di momen ulang tahun ke-28 The Jakmania. Ridho mengakui tim datang ke Padang dengan tekad meraih hasil maksimal.
 
“Tekad kami datang ke sini adalah untuk memenangi pertandingan dan memberikan hadiah kemenangan bagi Jakmania yang sedang berulang tahun. Namun, kami kebobolan satu gol dan akhirnya kalah,” ucapnya.
 
Ia menegaskan Persija harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke laga berikutnya demi menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen Super League 2025-2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H