Akurat

Rumitnya Naturalisasi Maarten Paes Sebabkan Silang Pendapat di Internal PSSI

Endarti | 13 Februari 2024, 16:18 WIB
Rumitnya Naturalisasi Maarten Paes Sebabkan Silang Pendapat di Internal PSSI
 
AKURAT.CO, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa proses naturalisasi Maarten Paes berbeda dengan Jordi Amat.
 
Menurutnya, lebih banyak tahapan yang harus dilalui Maarten Paes untuk bisa bermain bersama Timnas Indonesia.

Polemik proses naturalisasi Maarten Paes memang sedikit rumit. Bahkan proses naturalisasi ini menyebabkan silang pendapat antar anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, dan mantan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani.

Baca Juga: Waduh! Naturalisasi Maarten Paes Terganjal Aturan FIFA, Bisa Gagal Bela Timnas Indonesia

Sebelumnya Hasani Abdulgani mengatakan bahwa Maarten Paes masih memiliki peluang untuk membela Timnas Indonesia. Terlebih bila dilihat dari aturan FIFA artikel nomor 9.

Memang permasalahan Maarten Paes bisa gagal memperkuat Timnas Indonesia meski nantinya dia sudah sah menjadi seorang Warga Negara Indonesia (WNI).

Hal ini dikarenakan penjaga gawang FC Dallas ini sempat memperkuat Timnas Belanda di ajang Piala U-21 saat Belanda melawan Belarusia.

Saat pertandingan tersebut, Maarten Paes sudah berusia 22 tahun dan melewati batas tampil bila nantinya dia memperkuat negara lain.

Dalam keterangannya Hasani Abdulgani mengatakan bahwa Maarten Paes tak jauh berbeda dengan kasus naturalisasi Jordi Amat. Untuk itu Hasani meminta tim legal PSSI bisa melihat dengan jeli aturan FIFA ini.

Baca Juga: PSSI Ogah obral Janji Kapan Maarten Paes Cs Sah Jadi WNI

Terkait pernyataan Hasani ini, anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menilai kasus Maarten Paes berbeda dengan kasus Jordi Amat.

“Mengenai pasal yang dibicarakan Pak Hasani, sudah kami teliti tapi ada proses yang harus kami kerjakan terlebih dahulu,” ucap Arya dalam keterangan resminya kepada awak media.

“Saya yakin Pak Hasani ini percaya dengan tim legal PSSI karena ada di bawah Komando Pak Ketua Umum PSSI (Erick Thohir)."

Arya mengatakan bahwa langkah PSSI saat ini adalah Maarten Paes tetap diproses untuk dinaturalisasi. Setelah resmi menjadi WNI PSSI baru mencari cara agar Paes bisa bermain untuk bermain untuk Timnas Indonesia.

“Sekarang fokus kami itu berusaha semaksimal mungkin agar Maarten Paes bisa dinaturalisasi dahulu. Setelah itu, tahapan selanjutnya yang dilakukan yaitu proses ke FIFA," kata Arya.

"Tanpa proses naturalisasi dahulu, kami tidak bisa melangkah jauh dengan FIFA. Kami ini tidak pernah suka berjanji seperti yang dibicarakan oleh Pak Ketua Umum PSSI.

“Kalau bisa, ya bisa. Nah saat ini kami masih berjuang dan tidak mau terlebih dahulu kasih janji yang tidak pasti."

Lebih lanjut, Arya ingin Hasani fokus dengan tugasnya di Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Adapun masalah Paes sudah ada yang menangani.

"Pak Hasani sekarang fokus dulu di Komdis PSSI dan biarkan kami yang menyelesaikan masalah ini," kata Arya Sinulingga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H