Waduh! Naturalisasi Maarten Paes Terganjal Aturan FIFA, Bisa Gagal Bela Timnas Indonesia

AKURAT.CO, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjabarkan proses naturalisasi Maarten Paes. Menurutnya, PSSI masih akan terus melanjutkan proses tersebut meski sedikit terkendala.
Seperti diketahui, Maarten Paes terancam gagal membela Timnas Indonesia lantaran ada satu persyaratan FIFA yang tak terpenuhi. Yakni aspek perubahan asosiasi.
Arya Sinulingga mengatakan PSSI akan mencoba berdialog dengan FIFA supaya Maarten Paes bisa tetap membela Timnas Indonesia saat sudah sah menjadi WNI. Namun bila pun tidak bisa, PSSI tidak akan bisa memaksa FIFA meski proses tetap dilanjutkan.
Baca Juga: PSSI Ogah obral Janji Kapan Maarten Paes Cs Sah Jadi WNI
“PSSI saat ini tetap proses Paes sampai mendapatkan Warga Negara Indonesia (WNI). Setelah itu baru langkah-langkah berikutnya bisa dilakukan,” ucap Arya Sinulingga sebagaimana dipetik dari keterangan resminya kepada awak media.
“Jadi tahapan-tahapan apakah kita akan berunding atau apa namanya melakukan proses-proses yang suda sesuai dengan ketentuan FIFA akan kita lakukan. Tapi dengan syarat Paes harus tetap diproses menjadi WNI."
Berdasarkan Artikel 9 Ayat 2 Peraturan FIFA soal perubahan asosiasi bahwa seorang pesepakbola bisa berganti tim nasional jika berusia di bawah 21 tahun saat kali terakhir membela negara pertamanya. Baik di level junior maupun senior dalam pertandingan resmi.
Selain itu, sang pemain juga tidak memiliki cap (penampilan) lebih dari tiga kali di tim nasional pertamanya dan wajib tidak tampil membela tim nasional pertamanya di kompetisi level A dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Erick Thohir Jumpa Maarten Paes, Calon Kiper Naturalisasi yang Dilepas Keluarganya dengan Haru
Saat Ditelusuri ternyata Maarten Paes yang merupakan penjaga gawang FC Dallas ini sempat membela Timnas Belanda U-21 di Kualifikasi EURO U-21 saat usianya sudah menginjak 22 tahun.
Maarten Paes menjadi penjaga gawang utama Belanda U-21 saat menghdapi Belarusia U-21 pada 15 November 2020 lalu. Kebetulan pada saat itu Maarten Paes yang lahir pada 14 Mei 1998 sudah masuk 22 tahun.
Arya menegaskan bawha untuk melakukan semua proses itu PSSI harus menyelesaikan semua proses naturalisasi Maarten Paes.
“Kita PSSI hanya bisa melakukan langkah-langkah tahapan proses ke FIFA. Kalau belum ya kita tidak punya hak lebih jauh untuk itu,” kata Arya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








