Akurat

Ternyata Ini Alasan Puma Stop Sponsori Timnas Sepak Bola Israel

Sulthony Hasanuddin | 14 Desember 2023, 16:37 WIB
Ternyata Ini Alasan Puma Stop Sponsori Timnas Sepak Bola Israel

AKURAT.CO Belum lama ini, Puma menjadi salah satu yang termasuk ke dalam Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) oleh masyarakat Pro-Palestina terhadap produk yang mendukung Israel.

Alasan merek olahraga asal Jerman itu termasuk ke dalam gerakan DBS sebab keterlibatan Puma dalam sponsorship Tim Nasional (Timnas) sepak bola Israel atau Israel Football Association (IFA).

Diketahui, Puma melakukan kerja sama dengan menyediakan perlengkapan olahraga kepada Israel sejak tahun 2018 lalu.

Setelahnya, lebih dari 200 klub olahraga Palestina meminta Puma untuk menghentikan sponsorship dan dukungannya terhadap IFA.

Baca Juga: Update Terbaru, Penduduk Gaza Kini Hadapi Penyakit Mematikan karena Kurangnya Air Bersih

Terbaru, Puma menghentikan kerja samanya dengan IFA pada tahun 2024 nanti, kontrak sponsorship yang akan berakhir di tahun depan tidak akan diperpanjang.

Lantas apa alasan Puma stop kerja sama dengan Israel?

Menurut juru bicara perusahaan, langkah yang diambil Puma telah direncanakan sejak tahun lalu dan tidak terkait dengan seruan boikot konsumen terhadap Israel di tengah perang Gaza.

Dikutip dari Reuters, seorang juru bicara Puma mengatakan bahwa kontrak perusahaan dengan beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel, akan berakhir pada tahun 2024 dan tidak akan diperbarui.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Europa Malam Ini: Union SG vs Liverpool, West Ham vs Freiburg

Ia mengatakan Puma akan segera mengumumkan kesepakatan dengan beberapa tim nasional baru, sebagai bagian dari strategi yang mereka sebut lebih sedikit-lebih besar-lebih baik.

Sebuah memo internal Puma yang dilihat oleh Financial Times juga mengonfirmasi perombakan yang terjadi.

Memo tersebut mengatakan bahwa Puma akan terus mengevaluasi semua kemitraan yang ada serta peluang lain yang akan datang untuk memastikan kepemilikan daftar tim nasional yang kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.