Ini 6 Alasan Kepolisian Birmingham Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang ke Kandang Aston Villa

AKURAT.CO, Intelijen Kepolisian Midlands, Inggris, akhirnya mengungkapkan sejumlah pertimbangan yang mereka gunakan untuk melarang suporter klub Israel, Maccabi Tel Aviv, datang ke pertandingan Liga Europa melawan Aston Villa.
The Guardian merilis enam poin yang disampaikan oleh Intelijen Kepolisian Midlands tentang larangan suporter Maccabi Tel Aviv datang ke laga versus Aston Villa di Stadion Villa Park, Aston, Birmingham, Inggris, 6 November nanti.
Baca Juga: Aston Villa Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang, Perdana Menteri Inggris Mengecam
Berikut poin-poin tersebut;
- Sejumlah pendukung ekstrem Maccabi dengan sejarah kekerasan dan meneriakkan “ejekan rasial” diperkirakan bakal datang ke pertandingan di Birmingham.
- Kepolisian Belanda memberitahu rekanan Inggris mereka bahwa pendukung Maccabi telah memicu masalah di Amsterdam pada pertandingan (Ajax vs Maccabi) tahun lalu.
- Mereka menargetkan muslim secara acak untuk diserang. Hal itu memicu pembalasan di mana beberapa warga Yahudi Belanda diserang.
- Upaya besar polisi Belanda, melibatkan 5.000 petugas selama tiga hari, dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah.
- Analisa dampak terhadap komunitas yang dilakukan polisi Midlands Barat mencatat bahwa beberapa warga Yahudi ingin pendukung Maccabi dilarang karena masalah yang bisa muncul jika mereka datang.
- Proses ini tidak menganggap larangan terhadap suporter klub Israel bisa dikritik sebagai sikap antisemit atau tunduk terhadap antisemitisme.
Larangan suporter Maccabi Tel Aviv ini tak pelak memicu perdebatan di kalangan pihak berpengaruh di Inggris. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, misalnya, menganggap kebijakan ini “salah”.
Baca Juga: Derby Tel Aviv Dibatalkan Setelah Kericuhan, Berdampak Pada Larangan Suporter di Liga Europa?
Adapun Sekretaris Negara Inggris Bidang Kebudayaan, Lisa Nandy, menuding kebijakan ini berbau sikap antisemit. Pemerintah Inggris sendiri menyatakan akan berupaya untuk membatalkannya.
Terakhir, Maccabi Tel Aviv menolak jika ada tawaran alokasi tiket pertandingan untuk suporter mereka dari Aston Villa. Mereka menganggap tak aman bagi suporter datang ke Birmingham.
Sementara itu, kekhawatiran publik Inggris dipertegas dengan kericuhan dalam laga derbi di Liga Super Israel antara Hapoel Tel Aviv vs Maccabi Tel Aviv. Kericuhan tersebut memaksa laga di Stadion Bloomfield, Tel Aviv, Sabtu (18/10), itu dibatalkan.
Salah satu anggota parlemen Inggris dari kawasan Birmingham, Ayoub Khan, menggunakan insiden di Tel Aviv untuk memperkuat larangan kehadiran suporter Maccabi.
Menurut Ayoub, kebijakan larangan diterapkan kepada hooligan yang kerap menyanyikan yel-yel rasis dan hinaan, termasuk kepada kelompok arab-muslim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








