Akurat

Maccabi Tel Aviv Menolak Jika Aston Villa Tawarkan Tiket Laga Liga Europa untuk Suporternya

Hervin Saputra | 21 Oktober 2025, 16:14 WIB
Maccabi Tel Aviv Menolak Jika Aston Villa Tawarkan Tiket Laga Liga Europa untuk Suporternya

AKURAT.CO, Desakan untuk membatalkan larangan suporter Maccabi Tel Aviv datang ke kandang Aston Villa untuk pertandingan Liga Europa 2025-2026 memang belum mendapatkan kesimpulan.

Namun demikian, Maccabi Tel Aviv sudah menyatakan bahwa mereka tak akan menerima tawaran alokasi tiket dari Aston Villa. Itu berarti, klub asal Israel itu tak akan mengirimkan suporter ke Inggris.

“Keberadaan dan keselamatan para pendukung kami adalah yang terpenting,” kata Maccabi Tel Aviv dalam pernyataan resminya sebagaimana dipetik dari BBC.

Baca Juga: Derby Tel Aviv Dibatalkan Setelah Kericuhan, Berdampak Pada Larangan Suporter di Liga Europa?

“Dan dari pelajaran berat yang kami petik kami mengambil keputusan untuk menolak sebarang tawaran alokasi (tiket) suporter tandang dan keputusan kami harus dipahami dalam konteks itu.”

Pekan lalu Aston Villa telah menyatakan larangan terhadap suporter Maccabi datang ke Stadion Villa Park, Aston, Inggris untuk menyaksikan pertandingan matchday keempat Liga Europa pada 6 November mendatang.

Villa mengambil keputusan ini setelah mempertimbangkan saran dari kelompok penasehat keamanan. Mereka berkaca dari kericuhan pada laga Ajax Amsterdam vs Maccabi Tel Aviv di Amsterdam, Belanda, November tahun lalu.

Keputusan ini mendapatkan kritik keras dari banyak pihak. Termasuk Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dan Sekretaris Negara Bidang Kebudayaan, Inggris, Lisa Nandy.

Baca Juga: Aston Villa Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang, Perdana Menteri Inggris Mengecam

Salah satu anggota parlemen Inggris dari kawasan Perry Barr, Birmingham, Ayoub Khan, justru membenarkan kebijakan larangan tersebut menyusul pembatalan laga Maccabi Tel Aviv dan Hapoel Tel Aviv di Tel Aviv, Israel, akhir pekan lalu.

“Mereka yang tidak diterima di Aston adalah hooligan yang punya sejarah panjang kekerasan dan rasisme jahat,” kata Ayoub Khan.

“Yel-yel seperti ‘F Arab’, ‘kami akan perkosa anak perempuan kalian’, ‘tidak ada sekolah di Gaza karena tidak ada lagi anak-anak di Gaza’–hooligan seperti ini yang tidak diterima.”

Sementara itu, Lisa Nandy menganggap kebijakan larangan terhadap suporter Maccabi merupakan dampak dari meningkatkan sentimen antisemit. Meski pada saat yang sama ia tak membantah bahwa yel-yel hooligan Israel “mengerikan”.

“Keputusan ini tidak diambil dalam kondisi vakum,” kata Lisa Nandy.

“Ia dikeluarkan dengan bersandar pada kebangkitan antisemitisme di sini dan di seluruh dunia, dan serangan terhadap sinagog di Manchester (awal Oktober lalu) di mana dua orang tak bersalah meninggal dunia.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H