Akurat

SEA Games: Indonesia Pertama Kali Finis Kedua Sejak 1995, Atletik dan Panahan Penyumbang Emas Terbesar

Hervin Saputra | 20 Desember 2025, 18:08 WIB
SEA Games: Indonesia Pertama Kali Finis Kedua Sejak 1995, Atletik dan Panahan Penyumbang Emas Terbesar
 
AKURAT.CO, Kontingen Indonesia menutup kiprah di SEA Games Thailand 2025 dengan catatan prestasi membanggakan. Tim Merah Putih finis di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali usai mengoleksi 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu, dengan total 333 medali.
 
Capaian tersebut menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, atau sejak SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand. Raihan ini juga tercatat sebagai hasil terbaik Indonesia di luar status tuan rumah setelah terakhir kali menjadi juara umum pada SEA Games 2011.
 
Selain itu, torehan 91 medali emas di Thailand 2025 melampaui capaian pada SEA Games Kamboja 2023. Sekaligus menegaskan peningkatan performa dan daya saing atlet Indonesia di level Asia Tenggara.
 
 
Sejumlah cabang olahraga tampil sebagai penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia. Atletik menjadi kontributor utama dengan sembilan emas, lima perak, dan enam perunggu, disusul menembak yang meraih enam emas, sembilan perak, dan delapan perunggu, serta panahan dengan enam emas dan dua perak.
 
Dari sisi total medali, menembak mengoleksi 23 medali, atletik 20 medali, pencak silat 12 medali, serta renang dan balap sepeda masing-masing sebelas medali.
 
Tak hanya itu, sejumlah cabang olahraga sukses keluar sebagai juara umum SEA Games 2025. Di antaranya panahan, wushu, dayung, pencak silat, bulutangkis, dan triathlon. Prestasi ini menunjukkan kekuatan Indonesia yang kian merata di berbagai nomor unggulan maupun potensial.
 
Catatan bersejarah juga ditorehkan sejumlah cabang olahraga yang untuk pertama kalinya mempersembahkan medali emas SEA Games bagi Indonesia, seperti ice hockey, basket 3x3, petanque, kabaddi, serta futsal putra.
 
 
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh elemen kontingen, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga dukungan pemerintah dan para sponsor.
 
"Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas adalah prestasi yang sangat membanggakan dan bersejarah. Ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga nasional berada di jalur yang tepat," ujar Okto.
 
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir terhadap pembinaan dan persiapan Tim Indonesia.
 
Senada, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat kebersamaan sejak masa persiapan.
 
"Para atlet menunjukkan mental juara dan semangat pantang menyerah. Peringkat kedua ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan karakter, konsistensi, dan kebanggaan membawa Merah Putih di panggung Asia Tenggara," kata Bayu.
 
Sepanjang SEA Games Thailand 2025, atlet-atlet Indonesia tampil kompetitif di berbagai cabang olahraga, baik unggulan maupun nonunggulan, menandai kekuatan tim yang semakin solid dan merata.
 
Prestasi ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menatap ajang olahraga internasional berikutnya, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga di Asia Tenggara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H