SEA Games Thailand: NOC Indonesia Tunjuk Bayu Priawan Djokosoetono sebagai CdM
Hervin Saputra | 16 Juli 2025, 19:58 WIB

AKURAT.CO, Komite Olimpiade (NOC) Indonesia resmi memperkenalkan tiga tokoh olahraga nasional sebagai Chef de Mission (CdM) yang akan memimpin kontingen Indonesia dalam tiga ajang multievent internasional tahun 2025.
Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan kontingen Merah Putih di panggung olahraga dunia.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Tarik Tambang Indonesia (POTTI), Bayu Priawan Djokosoetono, ditunjuk sebagai CdM untuk SEA Games Thailand 2025 pada 7–19 Desember mendatang.
Baca Juga: SEA Games Thailand: Hadiri SEAGF Council Meeting, NOC Indonesia Segera Sosialisasi ke Cabor
"Ini kehormatan bagi saya, sebagai Ketua Umum cabor dan kini dipercaya sebagai CdM SEA Games. Kami siap berkoordinasi dengan NOC Indonesia dan akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi prestasi atlet Indonesia," kata Bayu di kantor NOC Indonesia, Jakarta, Rabu (16/7).
Tiga kota akan menjadi lokasi pertandingan SEA Games 2025 yakni Bangkok, Chonburi, dan Songkhla, dengan total 50 cabang olahraga (cabor) dan tiga cabor eksebisi yang akan dipertandingkan.
Selain Bayu, NOC Indonesia juga menunjuk Endri Erawan sebagai CdM untuk Asian Youth Games (AYG) 2025 yang akan digelar di Manama, Bahrain pada 22–31 Oktober 2025.
Ajang ini akan mempertemukan atlet muda dari 45 negara Asia dengan mempertandingkan 24 cabang olahraga, termasuk salah satunya camel racing, olahraga khas Timur Tengah yang masuk dalam daftar resmi.
Sementara untuk Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi pada 7–21 November, Akbar Nasution, yang juga merupakan anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, dipercaya mengemban tugas sebagai CdM.
ISG 2025 akan mempertandingkan 19 cabang olahraga dengan melibatkan 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tersebut.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan bahwa peran ketiga CdM ini sangat strategis dalam menjamin kelancaran pelaksanaan tugas para atlet dan ofisial selama mengikuti kejuaraan.
"Tugas utama CdM adalah memastikan atlet dan ofisial bisa menjalankan peran mereka secara optimal. NOC Indonesia ini bersifat pelayanan. Dengan bantuan ketiga CdM, insyaallah Tim Indonesia bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di ketiga ajang tersebut," kata Raja Sapta.
Sebagai catatan, dalam AYG edisi terakhir di Nanjing 2013, Indonesia finis di peringkat 15 dengan raihan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan di ISG 2021 di Konya, kontingen Merah Putih meraih peringkat tujuh dengan 13 emas, 14 perak, dan 29 perunggu.
Sementara pada SEA Games 2023 di Kamboja, Tim Indonesia menempati posisi tiga besar dengan raihan total 81 emas, 74 perak, dan 129 perunggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









