Akurat

Ini Harusnya Yang Bikin Iri! Mahmudi, Ojol Gratiskan Tumpangan Untuk Anak Yatim

Annisa Fadhilah | 1 Oktober 2023, 18:06 WIB
Ini Harusnya Yang Bikin Iri! Mahmudi, Ojol Gratiskan Tumpangan Untuk Anak Yatim

AKURAT.CO, Kisah inspiratif datang dari pengendara ojek online Mahmudi yang kerap membantu anak yatim dan mereka yang tidak memiliki uang dengan menggratiskan tumpangan ojolnya.

Pada helm yang biasa dipakainya untuk mencari penumpang bahkan bertuliskan "Uang kurang, bayar seadanya, tidak ada uang tidak usah bayar, anak yatim berangkat/pulang sekolah gratis."

Mahmudi melakukan hal tersebut setelah ia sadar, bahwa banyak di sekitarnya yang lebih membutuhkan bantuan dibanding dirinya sendiri. Walaupun dirinya mengakui bahwa ia juga seorang yang mungkin masih harus dibantu.

Baca Juga: Driver Ojol Lady Bandar Lampung Dapat Pelatihan UMKM Dari Kajol Indonesia

Mahmudi mengakui bahwa awal mulanya, memang hanya untuk mencari nafkah, tetapi keprihatinanannya pada sekeliling mengubah dirinya untuk lebih empati.

"Awalnya, motivasinya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tapi seiring berjalannya waktu kok ternyata di sekeliling kita itu banyak yang lebih membutuhkan bantuan daripada yang saya alami. Padahal saat itu saya betul-betul bingung juga untuk biaya-biaya hidup. Ternyata ada juga yang lebih jauh kondisinya di bawah kita," ujarnya.

Baca Juga: Rayakan HUT RI, Grab Dan OVO Donasikan Rp1,5 Miliar Untuk Berbagai Komunitas Di Indonesia

"Kalau kita berbuat baik, maka kita akan mendapatkan kebaikan. Saya sudah nge-Grab sejak awal 2018. Sampai terkadang pelanggan ada yang bilang 'Pak uang saya cuma Rp5000 boleh naik gak?' Langsung saja saya jawab boleh," jelas Mahmudi.

Lewat kepeduliannya Mahmudi meyakini bahwa sesuai dengan ajaran Islam, jika kita sebagai manusia gemar membantu orang lain maka itu artinya kita sudah membantu Allah, kdldu kita membuat Allah pasti Allah akan mencukupi kita dan menyelamatkan kita dunia akhirat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.