5 Deodorant Pria yang Tidak Meninggalkan Noda dan Nyaman Dipakai

AKURAT.CO Menjaga tubuh tetap segar sepanjang hari bukan lagi sekadar soal wangi, tetapi juga kenyamanan dan penampilan.
Bagi banyak pria, penggunaan deodoran sudah menjadi bagian dari rutinitas harian, terutama untuk menghadapi aktivitas padat di luar rumah. Namun, masalah kerap muncul ketika noda kuning di baju putih atau bercak putih di pakaian gelap mulai terlihat, meski deodoran yang digunakan diklaim mampu menahan keringat.
Fenomena ini membuat banyak pria mulai lebih selektif memilih produk perawatan tubuh.
Pertanyaannya, apakah benar deodoran bisa membuat baju putih menguning? Dan deodoran seperti apa yang aman digunakan tanpa meninggalkan bekas di pakaian?
Baca Juga: Tragis! Remaja Australia Tewas karena Ketagihan Hirup Deodoran, Efeknya bak Narkoba
Mengapa Deodoran Bisa Meninggalkan Noda?
Noda kuning pada baju putih umumnya bukan berasal dari keringat semata. Reaksi antara keringat, bakteri, dan kandungan tertentu dalam deodoran terutama garam aluminium pada antiperspirant dapat memicu perubahan warna pada serat kain.
Jika digunakan berlebihan atau tidak diberi waktu untuk mengering, residu produk akan menempel dan semakin sulit hilang meski sudah dicuci berulang kali.
Karena itu, produsen kini berlomba menghadirkan deodorant pria dengan formula anti-stain, yang mampu mengontrol keringat tanpa meninggalkan residu pada pakaian.
Berikut beberapa rekomendasi deodorant pria yang dikenal minim noda dan relatif aman untuk penggunaan harian.
Baca Juga: 5 Kisah Kecanduan Makanan Paling Aneh di Dunia, Gemar Makan Deodoran hingga Ban Mobil
Rekomendasi Deodorant Pria yang Tidak Meninggalkan Noda
1. Kahf Clean Fresh Antiperspirant Deodorant Roll On
Produk lokal ini cukup banyak digunakan pria urban yang aktif. Formulanya dirancang untuk menghadapi keringat akibat cuaca panas, aktivitas fisik, hingga stres.
Teksturnya ringan, cepat kering, dan tidak meninggalkan rasa lengket. Aroma segarnya bersih dan maskulin tanpa terkesan menyengat, sehingga nyaman digunakan sehari-hari, termasuk untuk ke kantor.
2. Nivea Men Black & White Invisible Original
Nama besar Nivea memang sudah lama dikenal lewat produk deodoran yang ramah pakaian. Varian Black & White Invisible ini secara khusus diformulasikan untuk mencegah noda kuning di baju putih dan noda putih di pakaian gelap.
Perlindungannya tahan lama, tetapi tetap terasa lembut di kulit ketiak, cocok untuk pria dengan aktivitas padat.
3. Axe Ice Chill
Untuk pria yang menyukai sensasi segar instan, Axe Ice Chill menawarkan aroma dingin dari mint dan citrus. Meski berbentuk spray, produk ini relatif cepat mengering dan tidak meninggalkan residu berlebih jika digunakan dengan jarak semprot yang tepat.
Cocok dipakai sebelum beraktivitas di luar ruangan atau setelah berolahraga ringan.
4. The Body Shop Blue Musk Zest Antiperspirant Deodorant
Pilihan ini sering jadi favorit pria yang mengutamakan kenyamanan dan aroma yang tidak terlalu tajam. Wanginya segar, bersih, dan modern. Teksturnya ringan, tidak lengket, serta minim risiko noda pada pakaian. Cocok bagi pria yang sering mengenakan kemeja atau kaus berwarna terang.
5. Runa Alpha Deo
Meski bersifat unisex, deodorant lokal ini cukup banyak digunakan pria karena formulanya ringan dan tidak meninggalkan bekas di pakaian. Kandungan exfoliating acids membantu mengurangi bakteri penyebab bau badan, sementara teksturnya cepat meresap dan tidak menggumpal di kain.
Cara Menghindari Noda Deodoran di Pakaian
Selain memilih produk yang tepat, cara pemakaian juga sangat menentukan. Deodoran sebaiknya digunakan pada kulit yang benar-benar kering setelah mandi.
Beri waktu beberapa menit hingga produk menyerap sebelum mengenakan pakaian.
Hindari penggunaan berlebihan, karena semakin tebal lapisan deodoran, semakin besar potensi residu menempel di kain.
Mengganti pakaian secara rutin dan mencuci baju segera setelah dipakai juga membantu mencegah noda menetap.
Untuk baju putih, hindari menumpuk pakaian lembap terlalu lama karena reaksi kimia bisa semakin kuat.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








