5 Kisah Kecanduan Makanan Paling Aneh di Dunia, Gemar Makan Deodoran hingga Ban Mobil

AKURAT.CO, Bicara tentang kecanduan, mungkin kebanyakan dari kita hanya akan berpikir seputar menghisap rokok mariyuana, atau meminum alkohol. Namun, pada faktanya, di dunia ini banyak orang yang mengidap kecanduan dalam bentuk lain, seperti memakan sesuatu yang tak lazim.
Karena kegemaran menyantap barang-barang non-makanan inilah, orang-orang ini pun sempat santer diberitakan oleh media. Siapa saja mereka dan bagaimana kisahnya?
Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 kisah kecanduan makanan paling aneh yang berhasil dihimpun oleh AKURAT.CO pada Senin (7/8).
1. Kisah Pakkirappa Hunagundi dari India
Pria asal Karnakata ini kerap masuk dalam daftar 'orang dengan kecanduan makanan paling aneh di dunia'. Pasalnya, Hunagundi dikatakan sangat hobi mengonsumsi batu-bata, kerikil, hingga lumpur.
Ramai diberitakan pada 2014 lalu, Hunagundi pun mengaku bisa menghabiskan setidaknya 3 kilogram batu-bata, kerikil, serta lumpur.
Hunagundi bahkan berujar bahwa kecanduannya tersebut sudah berlangsung selama 20 tahun (dilakukan sejak ia berusia 10 tahun).
Meski saban hari makan batu, Hunagundi mengaku sehat dan merasa baik-baik saja. Namun, ahli menyebut bahwa Hunagundi mungkin menderita Pica, atau penyakit yang membuat penderitanya bernafsu untuk memakan zat tanpa nilai gizi.
2. Kisah Allison dari Amerika Serikat (AS)
Remaja 19 tahun asal Atlanta ini juga sempat santer diulas kisahnya oleh media pada 2013 silam. Allison pun diberitakan memiliki kecanduan mengonsumsi ban mobil karet.
Hampir sama seperti Hunagundi, kegemaran Allison sudah tumbuh semenjak kecil, yaitu ketika ia gemar mengunyah kaki boneka.
Kala itu, media juga mencatat bagaimana kecanduan memakan ban sudah dilakoni Allison selama sekitar 6 tahun. Selama 6 tahun itulah, Allison dikatakan telah menghabiskan total 50 ban mobil utuh.
Tidak hanya itu, Allison juga menjelaskan bahwa ia kerap menyantap karet gelang hingga lem karet jika tidak bisa mendapatkan serutan ban.
Sementara saat berbicara soal rasa, Allison mengaku bahwa ban memiliki rasa menakjubkan dan teksturnya persis seperti dendeng daging.
Namun, karena kecanduannya dengan karet ini, Allison juga mengakui kerap sakit perut. Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan Rontgen, dokter menyebut tidak ada yang salah dengan perut Allison.
Namun, dokter juga menekankan bahwa Allison perlu segera menghentikan hobinya lantaran ban mengandung bahan kimia berbahaya.
3. Kisah Robert dari AS
Kisah Robert dari Tennessee mungkin benar-benar akan membuat para aktivis lingkungan geleng-geleng kepala. Pasalnya, Robert memiliki kecanduan memakan kantong plastik.
Bahkan, saking candunya, Robert mengaku pernah mencuri kantong plastik di supermarket hingga mengais-ngais plastik di sekitar lingkungan perumahan.
Selain itu, sama seperti kisah sebelumnya, Robert juga mengaku telah melahap plastik semenjak kecil, yaitu sejak berusia 7 tahun. Padahal, saat ramai diberitakan pada 2014 lalu, Robert sudah berusia 23 tahun.
Sejak kecanduannya dimulai, Robert dikatakan telah menghabiskan sedikitnya 60 ribu tas plastik. Dari semua jenis plastik yang telah ia lahap itulah, plastik birulah yang menurut Robert paling enak.
Makan plastik sendiri dinilai bisa menyebabkan kerusakan hati hingga penyumbatan usus. Namun, saat diperiksa dokter, Robert ternyata dinyatakan dalam kondisi baik-baik saja.
4. Kisah Nicole dari Detroit, AS
Salah satu cerita kecanduan makanan paling aneh tentu saja datang dari kisah seorang wanita asal Detroit, Nicole. Pasalnya, saat orang lain sibuk merawat rumah mereka, Nicole justru asyik mengelupasi dinding untuk dimakan.
Nicole diketahui kecanduan memakan drywall atau papan gipsum. Kisahnya mulai muncul pada 2011 lalu, Nicole yang saat itu berusia 23 tahun, mengaku sudah melahap drywall selama 7 tahun terakhir.
Nicole juga membeberkan bagaimana saban minggunya, ia bisa menghabiskan drywall dengan luas mencapai lebih dari 1.000 kaki persegi. Tidak hanya itu, karena sudah menjadi candu, Nicole bahkan mengaku pernah mencicipi drywall di rumah nenek hingga temannya.
5. Kisah Nicole dari New York, AS
Meski memiliki nama depan yang sama, remaja 19 tahun asal New York ini mempunyai candu yang sama sekali berbeda dengan 'sang pemakan tembok' dari Detroit.
Kisahnya mulai ramai diperbincangkan pada 2012 lalu. Nicole diketahui memiliki kegemaran memakan deodoran. Bahkan, saking cintanya, Nicole mengaku ketagihan makan deodoran setiap waktunya, terutama saat dilanda stres.
"Ketika saya bangun di pagi hari, saya ingin deodoran; setiap habis makan, saya makan deodoran; ketika saya stres, saya makan deodoran; di tengah malam ketika saya bangun dari tidur, saya ingin makan deodoran," ucap Nicole seperti dilansir dari ABC News.
Lebih lanjut, Nicole menjelaskan bahwa dia pertama kali mulai makan deodoran ketika berusia 4 tahun. Sejak saat itulah, remaja ini rajin menyendok batang deodoran hingga menelan semprotan deodoran secara langsung.
Meski begitu, Nicole mengaku mengalami sejumlah gangguan, seperti mulut kering hingga sempat mati rasa karena menelan semprotan deodoran. Namun, Nicole akhirnya mengabaikan gangguan tersebut lantaran ia begitu kepincut dengan deodoran.
"Pertama kali mulutku mati rasa, tapi aku suka rasanya. Mulut saya menjadi sangat kering. Tapi di saat yang sama mulutku berair karena aku mendambakannya. Aku membawa deodoran ke mana pun aku pergi," tambah Nicole seraya menceritakan bahwa setiap merk deodoran memiliki rasa yang berbeda.
Sebenarnya masih banyak kisah orang dengan kecanduan makanan aneh, seperti gemar makan kapur, matras, kaca, hingga selotip. Namun, bagaimana dengan kamu sendiri? Apakah kamu memiliki kecanduan makanan yang tak biasa?[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





