Akurat

Jadwal Puncak Hujan Meteor Geminid: Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?

Iim Halimatus Sadiyah | 11 Desember 2025, 22:10 WIB
Jadwal Puncak Hujan Meteor Geminid: Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?

AKURAT.CO Fenomena puncak hujan meteor Geminid akan mencapai langit pada Jumat malam, 12 Desember 2025, hingga Senin pagi, 15 Desember 2025.

Hujan meteor Geminid merupakan momen langka yang sayang jika dilewatkan, sehingga menjadi momen yang tepat untuk dilihat masyarakat.

Hujan meteor terjadi ketika pecahan kecil seperti kerikil atau debu dari luar angkasa masuk ke atmosfer bumi dan terbakar, sehingga terlihat seperti kilatan cahaya di langit.

Nama “Geminid” diambil dari titik munculnya meteor yang berasal dari arah rasi bintang Gemini. Tahun ini, hujan meteor Geminid berlangsung sejak 4 hingga 20 Desember, dengan puncaknya pada 14–15 Desember.

Baca Juga: Makna Meteor Jatuh di Cirebon dalam Al-Qur’an dan Hadis

Berdasarkan informasi dari Time and Date, fenomena ini bisa disaksikan mulai pukul 21.00 WIB sampai menjelang pagi.

Pada fase puncaknya, sekitar 120 meteor per jam diprediksi melintas dari arah rasi Gemini. Hujan meteor ini berasal dari sisa debu dan batuan milik asteroid Phaethon yang mengelilingi Matahari setiap 1,4 tahun.

Apa Itu Hujan Meteor Geminid?

Hujan meteor Geminid adalah fenomena alam ketika banyak meteor tampak bergerak melintasi langit dan terlihat berasal dari satu titik yang berada di rasi bintang Gemini.

Hujan meteor ini terjadi karena Bumi melewati sisa-sisa debu dan batuan kecil yang ditinggalkan oleh asteroid 3200 Phaethon.

Baca Juga: Cek Fakta: Viral ​Dentuman di Cirebon Diduga Meteor Jatuh, BRIN dan BMKG Ungkap Hal Ini!

Ketika partikel-partikel itu masuk ke atmosfer Bumi, mereka terbakar dan terlihat sebagai cahaya terang atau “bintang jatuh”.

Ciri khas hujan meteor Geminid:

  • Terjadi setiap tahun pada Desember.

  • Termasuk hujan meteor terkuat, bisa mencapai lebih dari 100 meteor per jam pada puncaknya.

  • Bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa alat khusus, selama langit cerah dan minim polusi cahaya.

Singkatnya, Geminid adalah salah satu hujan meteor paling spektakuler yang bisa dinikmati oleh siapa pun di malam hari.

Cara Menyaksikan Hujan Meteor Geminid

Menurut NASA, hujan meteor Geminid paling jelas terlihat mulai malam hari hingga menjelang fajar. Keuntungannya, fenomena ini bisa diamati hampir di seluruh dunia karena puncaknya berlangsung hampir 24 jam.

Biasanya, meteor mulai tampak sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 malam. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, pilihlah tempat yang jauh dari lampu kota atau cahaya berlebih, serta pastikan langit sedang cerah.

Baca Juga: Meteor Jatuh di Cirebon, Ini Jawaban Tafsir Sains

Saat tiba di lokasi, beri waktu sekitar 15–20 menit agar mata kamu bisa beradaptasi dengan gelapnya malam.

Tidak perlu teleskop atau alat khusus, kamu cukup duduk santai, arahkan pandangan ke langit, dan nikmati kilatan meteor yang melintas.

Apakah Hujan Meteor Geminid Bisa Dilihat dari Indonesia?

Hujan meteor Geminid dapat dilihat dengan jelas dari Indonesia, karena titik munculnya meteor berada di langit malam yang dapat diamati dari belahan Bumi mana pun, termasuk wilayah tropis seperti Indonesia.

Selama kondisi langit cerah dan bebas dari polusi cahaya, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan kilatan cahaya meteor yang melintas cepat di langit pada malam hari hingga menjelang fajar.

Dengan lokasi pengamatan yang gelap, fenomena ini akan tampak lebih jelas, bahkan bisa memperlihatkan puluhan hingga ratusan meteor per jam saat fase puncaknya.

Itulah informasi lengkap mengenai fenomena hujan meteor Geminid yang menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan langit malam. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.