Akurat

Sejarah Hari Buruh 1 Mei Atau May Day, Perjuangan Para Pekerja Menuntut Hak-haknya

Shalli Syartiqa | 1 Mei 2024, 08:35 WIB
Sejarah Hari Buruh 1 Mei Atau May Day, Perjuangan Para Pekerja Menuntut Hak-haknya

AKURAT.CO Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau May Day.

Hari Buruh atau sering disebut juga sebagai May Day, adalah saat yang diperingati untuk menghormati perjuangan para pekerja dalam meraih hak-hak mereka di lingkungan kerja.

Hari Buruh seringkali digunakan oleh para pekerja sebagai kesempatan untuk mengadakan demonstrasi guna menuntut hak-hak mereka.

Hak-hak ini mencakup permintaan untuk upah yang layak, jam kerja yang adil, dan lingkungan kerja yang aman serta nyaman.

Sehubungan dengan itu, berikut sejarah Hari Buruh atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei.

Sejarah Hari Buruh

Peringatan Hari Buruh Internasional berawal dari pergerakan buruh pada abad ke-19 yang bertarung untuk hak-hak pekerja, termasuk jam kerja yang adil, upah yang pantas, dan kondisi kerja yang aman.

Saat ini, momen ini menjadi penting untuk menyoroti isu-isu ketenagakerjaan yang masih relevan di zaman modern.

Pada Hari Buruh Internasional, seringkali terjadi demonstrasi dan unjuk rasa di berbagai negara.

Baca Juga: May Day, 50.000 Buruh Jabodetabek Bakal Gelar Aksi Unjuk Rasa di Istana Negara

Para pekerja dan serikat pekerja menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait hak-hak buruh yang belum terpenuhi.

Selain itu, Hari Buruh Internasional juga merupakan waktu untuk mengenang peristiwa bersejarah seperti Insiden Haymarket di Chicago pada tahun 1886.

Peristiwa ini menjadi pemicu bagi gerakan buruh modern dan menjadi tonggak penting dalam perjuangan pekerja untuk memperoleh hak-hak yang adil.

Di banyak negara, Hari Buruh Internasional dianggap sebagai hari libur nasional, memberikan kesempatan bagi pekerja untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga serta teman-teman.

Tidak hanya di tingkat nasional, Hari Buruh Internasional juga dirayakan oleh organisasi internasional seperti International Labour Organization (ILO), yang bertujuan untuk mempromosikan standar kerja yang layak di seluruh dunia.

Penting untuk diingat bahwa Hari Buruh Internasional bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan pekerja, tetapi juga sebagai pengingat bahwa masih banyak pekerja yang menghadapi tantangan dan ketidakadilan di tempat kerja mereka.

Pada Hari Buruh Internasional, penting bagi masyarakat untuk menyadari betapa esensialnya memperjuangkan hak-hak buruh dan memastikan bahwa semua pekerja, tanpa memandang jenis pekerjaan atau latar belakang mereka, mendapatkan kondisi kerja yang aman dan adil.

Di era globalisasi seperti sekarang, Hari Buruh Internasional menjadi semakin relevan. Indonesia harus terus berjuang melawan masalah seperti eksploitasi tenaga kerja, upah yang tidak mencukupi, dan ketidaksetaraan di tempat kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.