Akurat

Mengenal Istilah Ilijin Di Korea Selatan

| 15 September 2023, 15:29 WIB
Mengenal Istilah Ilijin Di Korea Selatan

AKURAT.CO Pembullyan adalah masalah serius yang mempengaruhi banyak negara di seluruh dunia, dan Korea Selatan tidak terkecuali. Di Korea Selatan, masalah ini memiliki istilah khusus yang dikenal sebagai "ilijin" (일진).

Apa Itu Iljin?

Iljin adalah singkatan dari "일반인 진보 (Ilbanin Jinbo)," yang dalam bahasa Inggris dapat diterjemahkan sebagai "Normal Person Progress."
 
Namun, istilah ini memiliki konotasi yang jauh lebih rumit daripada sekadar arti harfiahnya. Ilijin merujuk pada kelompok individu atau komunitas yang, dalam banyak kasus, terlibat dalam pembullyan terhadap individu atau kelompok lain di dunia maya maupun nyata.
 
Baca Juga: Pernah Jadi Korban Bully Karena Kulit Warna Sawo Matang, Fuji : Kesel Aja

Akibat-akibat Pembullyan dalam Budaya Ilijin

Fenomena iljin dalam budaya Korea Selatan telah mendapat perhatian luas, dan dampaknya bisa sangat merusak baik secara emosional maupun psikologis bagi para korban. Beberapa efek negatif yang mungkin terjadi akibat Iljin meliputi:

1. Gangguan Mental
Korban Iljin sering mengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, bahkan dalam beberapa kasus, mungkin terpapar risiko bunuh diri.

2. Isolasi Sosial
Pembullyan seringkali membuat korban merasa terisolasi dari masyarakat dan bahkan teman-teman mereka, menghambat kemampuan untuk berinteraksi secara sosial.

3. Prestasi Akademik Terpengaruh
Banyak korban Iljin, terutama anak-anak dan remaja, melaporkan penurunan prestasi akademik mereka karena stres yang diakibatkan oleh pembullyan.

4. Kehilangan Kepercayaan Diri
Iljin dapat merusak kepercayaan diri seseorang, membuat mereka merasa tidak berharga dan tidak berdaya.

Faktor Munculnya Ilijin

1. Kompetisi ketat
 
Budaya Korea Selatan yang kompetitif dalam hal pendidikan dan karier menciptakan tekanan besar pada individu untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi. Tekanan ini dapat mendorong perilaku  Ilijin sebagai cara untuk mengungkit atau meremehkan orang lain.

2. Kebijakan anonimitas di dunia maya
 
Anonimitas di internet memungkinkan individu untuk melakukan tindakan Ilijin tanpa takut akan konsekuensinya. Ini membuatnya sulit untuk mengidentifikasi pelaku.

3. Ketidakpahaman terhadap dampak
 
Beberapa individu yang terlibat dalam Ilijin mungkin tidak sepenuhnya menyadari dampak emosional dan psikologis yang ditimbulkan pada korban.
 
Baca Juga: Diam Mengalahkan Bully, Ini Penjelasannya

Cara Mengatasi Masalah Ilijin

1. Peningkatan kesadaran
 
Pemerintah dan organisasi masyarakat telah berusaha meningkatkan kesadaran tentang bahaya Ilijin dan mengedukasi masyarakat tentang bagaimana mengatasi dan mencegahnya.

2. Undang-undang anti-pembullyan
 
Korea Selatan telah memperkenalkan undang-undang yang lebih keras terkait pembullyan, yang termasuk tindakan Ilijin di dunia maya.

3. Dukungan psikologis
 
Berbagai layanan dukungan psikologis dan konseling tersedia bagi korban Ilijin, membantu mereka mengatasi trauma yang mereka alami.

4. Pelatihan kesadaran emosional
 
Sekolah-sekolah di Korea Selatan semakin memasukkan pelatihan kesadaran emosional dalam kurikulum mereka untuk membantu siswa mengelola emosi dan menghindari perilaku Ilijin.

Ilijin adalah isu serius di Korea Selatan yang mempengaruhi banyak individu, khususnya anak-anak dan remaja. Masalah ini memiliki akar permasalahan dalam budaya kompetitif dan teknologi anonim di dunia maya.
 
Namun, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi Ilijin dan membantu para korban mengatasi dampaknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Editor
Wahyu SK