Dukung Ekosistem Perfilman Tanah Air Bersama Acha Septriasa, Avatar Media Diluncurkan

AKURAT.CO Perfilman Indonesia sedang mengalami era keemasan pangsa pasar lokal sebesar 65%, 126 juta tiket terjual pada tahun lalu, ditambah penonton kita yang selalu haus akan konten berkualitas.
Dalam rangka mendukung ekosistem perfilman Tanah Air tersebut, lahirlah Avatar Media hadir.
Baca Juga: 20 Rekomendasi Film Indonesia Terbaru 2025: Bisa Ditonton Lewat HP, Bukan LK21 atau Rebahin!
Perusahaan ini didirikan oleh pengusaha kembar Ardi dan Arya Setiadharma, keduanya tercatat dalam Fortune Indonesia 40 Under
40.
Avarta Media mengintegrasikan Virtuelines Entertainment, sebuah fund perfilman yang didirikan oleh kakak-beradik Setiadharma yang telah lama berinvestasi di lebih dari 8 film layar lebar yang menjangkau lebih dari 4 juta penonton, termasuk film sukses box office Qodrat 2 (2 juta+ penonton, dan tayang di 9 negara) dan film horor eksorsisme Katolik pertama di Indonesia, Kuasa Gelap (1,47 juta penonton).
"Kami membawa disiplin modal ventura ke dalam penceritaan kreatif. Dengan rekam jejak Virtuelines dibarengi visi kreatif dari aktris film Acha Septriasa, kami siap memproduksi film yang sukses secara komersial maupun artistik," ujar Arya Setiadharma.
Acha Septriasa yang berkecimpung selama 20 tahun di layar kaca turut terlibat dalam bisnis ini. Dirinya diketahui menempuh pendidikan formal di bidang produksi film dari Limkokwing University.
"Setelah 20 tahun dengan 55 film, saya memahami betul apa yang membuat penonton Indonesia tertawa, menangis, dan berpikir. Sebagai Co-Founder Avarta Media, saya tidak sekadar meminjamkan nama, saya aktif membentuk slate kreatif. Kami berkomitmen pada cerita yang menghibur sekaligus bermakna, yakni film yang mencerminkan Indonesia dengan standar internasional. Industri ini telah memberikan banyak hal kepada saya dan Avarta Media adalah cara saya membalas," ujar Acha Septriasa.
Baca Juga: Acha Septriasa Bintangi Film Air Mata Mualaf, Kisah Nyata Tentang Hidayah dan Cinta Keluarga
Ke depan, Avarta Media akan mengembangkan proyek "9 Aku, Cinta Tanpa Syarat," sebuah drama orisinal tentang seorang wanita yang hidup dengan Dissociative Identity Disorder.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









