Akurat

Rayakan Anniversary ke 30, Superman Is Dead Guncang Panggung Synchronize Fest

Ratu Tiara | 6 Oktober 2025, 14:25 WIB
Rayakan Anniversary ke 30, Superman Is Dead Guncang Panggung Synchronize Fest

AKURAT.CO, Grup band Superman Is Dead (SID) tampil di hari ketiga Synchronize Fest seraya merayakan anniversary-nya yang ke 30 tahun.

Ribuan penonton tampak memadati Dynamic Stage, tempat band asal Bali itu manggung, Minggu (5/10/2025).

Baca Juga: Alasan Iwan Fals Ajak Superman Is Dead di Konser 'Aku Cinta'

Superman Is Dead membuka penampilannya dengan membawakan lagu 'The Opening (Ketika Senja),' dilanjutkan dengan 'Aku Persepsi,' dan Bulan & Ksatria.

"Selamat malam Synchroniza. Sebulan lalu kami merayakan anniversary ke-30 dan malam ini kami masih dalam rangka perayaan anniversary ke-30," ujar Bobby sebagai vokalis di Gambir Expo, Jakarta Pusat, Minggu malam.

Band beranggotakan Bobby, Jerinx, dan Eka Rock melanjutkan penampilan dengan Punk Hari Ini dan Cerita Semalam.

Setelah menyanyikan lagu Cerita Semalam, Bobby kembali berinteraksi dengan penonton.

"Wah sangat-sangat jarang kami membawakan lagu itu karena itu lagu spesial. Dan ini lebih spesial lagi karena jarang kami bawain, Luka Indonesia," ucap Bobby.

'Luka Indonesia,' 'Tentang Tiga,' dan 'Saint of my life,' lantas menggema di area Dynamic Stage.

Baca Juga: Jerinx SID Kembali Komentar Soal Covid-19, Nora Alexandra Ketakutan

Riuh penonton kembali terdengar begitu istri Jerinx, Nora Alexandra mendadak hadir di atas panggung.

Jerinx lantas menyanyikan lagu Cahaya Nusantara bersama sang istri.

"Synchronize. Gila keren banget. Masih pada semangat ya? Mainkan Pak Bob," Nora Alexandra.

Namun ada yang berbeda dalam penampilan SID, saat lagu “Sunset di Tanah Anarki,” layar besar di panggung menampilkan tokoh-tokoh aktivis penentang rezim yang telah gugur, di antaranya Munir, Marsinah, dan Wiji Thukul.

Foto-foto para aktivis ditampilkan selaras dengan lirik lagunya yang menyerukan harapan akan perdamaian.

“Andai ku malaikat kupotong sayapku/Dan rasakan perih di dunia bersamamu/Perang kan berakhir cinta kan abadi/Di tanah anarki romansa terjadi,” bunyi sepenggal lirik Sunset di Tanah Anarki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R