Film Horor Dusun Mayit Tayang 31 Desember, Teror Mendaki Gunung Welirang

AKURAT.CO, Film horor terbaru garapan rumah produksi Hitmaker Studios berjudul Dusun Mayit siap meramaikan layar bioskop Tanah Air pada 31 Desember 2025.
Karya ini berangkat dari kisah yang sempat viral di media sosial X melalui sebuah thread yang ditulis akun JeroPoint, yang mengisahkan pengalaman pendakian mistis di Gunung Welirang, Jawa Timur.
Disutradarai oleh Rizal Mantovani, film ini diproduksi oleh Hitmaker Studios, rumah produksi yang dikenal konsisten menghadirkan film horor bernuansa folklore.
Jejak karya mereka sebelumnya antara lain Rumah Kentang, Mall Klender, 308, Tarot, Rumah Gurita, hingga judul-judul terbaru seperti Panggonan Wingit 2: Miss K dan Getih Ireng.
Baca Juga: Amanda Manopo Debut Mendaki Gunung Lewat Film Dusun Mayit, Tayang 31 Desember
Produser Rocky Soraya menyebut bahwa Dusun Mayit tetap mengusung kekuatan cerita lokal yang dikemas secara relevan dengan selera penonton masa kini. “Kami selalu ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan budaya, tapi tetap relevan buat penonton sekarang,” kata Rocky dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025) malam.
Keunikan lain dari film ini terletak pada proses produksinya.
Seluruh pengambilan gambar dilakukan langsung di kawasan Gunung Welirang, menghadirkan latar alam yang hijau sekaligus menyimpan nuansa mistis.
Menurut Rocky, proses syuting di lokasi tersebut bukan perkara mudah.
“Jadi tim saya menanyakan ke pendaki soal kisah Gunung Welirang dan ternyata benar. Sudah tiga tahun ditutup karena banyak yang hilang dan akhirnya dibuka lagi dan dipakai shooting,” ucap Rocky.
Dusun Mayit dibintangi sejumlah aktor papan atas, di antaranya Amanda Manopo yang berperan sebagai Yuni, Randy Martin sebagai Raka, Ersya Aurelia sebagai Nita, serta Fahad Haydra sebagai Aryo. Keempatnya dipilih langsung oleh Rocky karena dinilai sesuai dengan karakter yang dihadirkan dalam cerita.
Film ini mengisahkan empat mahasiswa, yakni Aryo, Yuni, Nita, dan Raka, yang memutuskan mendaki Gunung Welirang untuk mengisi waktu liburan.
Baca Juga: Amanda Manopo Debut Mendaki Gunung Lewat Film Dusun Mayit, Tayang 31 Desember
Namun perjalanan mereka berubah mencekam ketika Nita menemukan sesajen dan terjatuh ke sebuah telaga. Sejak saat itu, Nita mengalami perubahan drastis, bersikap aneh, dan kerap mengucapkan kalimat berbahasa Jawa, “Siji, loro, telu. Sing podo teko, lali dalan mulih.”
Merasa ada yang tidak beres, mereka berusaha turun dari gunung, tetapi jalan pulang seolah menghilang. Keempatnya justru tersesat dan menghadapi berbagai kejadian janggal, mulai dari pasar gaib, sosok-sosok menyeramkan, pagelaran wayang yang tak wajar, hingga hamparan ilalang tanpa ujung.
Pertemuan mereka dengan Mbah Surop, seorang kakek misterius, perlahan mengungkap kenyataan bahwa mereka terjebak di Dusun Mayit, sebuah desa gaib yang menuntut tumbal, dan Nita telah ditandai sebagai persembahan.
Dengan latar alam nyata, cerita yang berakar dari kisah viral, serta sentuhan horor folklore khas Hitmaker Studios, Dusun Mayit digadang-gadang menjadi salah satu film horor penutup tahun yang siap menguji nyali penonton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









