Akurat

Geram Lihat Pencitraan Saat Bencana, Inul Daratista Kritik Pejabat Sibuk Pose di Aceh: Giliran Foto Paling Depan

Ratu Tiara | 1 Desember 2025, 16:25 WIB
Geram Lihat Pencitraan Saat Bencana, Inul Daratista Kritik Pejabat Sibuk Pose di Aceh: Giliran Foto Paling Depan

AKURAT.CO, Pendangdut senior Inul Daratista menyampaikan kritik tajam terhadap sejumlah pejabat dan politisi yang dinilainya hanya memanfaatkan bencana banjir bandang di Aceh dan sebagian wilayah Sumatera untuk kepentingan pencitraan.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Senin, 1 Desember 2025, Inul membagikan cuplikan video pidato Gubernur Aceh terkait kondisi darurat yang masih berlangsung.

Namun, bukan hanya duka yang dia suarakan, melainkan juga kemarahan terhadap sikap beberapa pihak yang dianggap tidak peka terhadap penderitaan warga.

Baca Juga: Suami Inul Daratista Belum Sadar Pasca Operasi Kaki Kena Batu Karang

Dalam keterangan unggahan tersebut, Inul mengaku hatinya remuk melihat musibah yang merenggut banyak korban.

“Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk keluarga di Aceh dan wilayah Sumatera lain. Dari kemarin lihat begini terus kepikiran, banyak sekali bencana,” tulisnya dalam Instagram pribadinya, Senin (1/12/2025).

Setelah menyampaikan belasungkawa, nada Inul berubah tegas dan penuh kekecewaan.

Dia mengecam keras mereka yang datang ke lokasi bencana hanya untuk bergaya di depan kamera, sementara bantuan nyata dinilai berjalan lambat.

“Dengan keadaan seperti ini masih ada yang sibuk pencitraan. Preetlah!” tulisnya lantang.

Inul bahkan menyinggung masalah korupsi dan ketimpangan sosial yang menurutnya memperparah situasi dan membuat penanganan bencana terus mengalami kemunduran. Dia menilai Indonesia sulit maju bila pola ini terus terjadi.

“Seribu tahun pun enggak akan maju kalau korupsi masih merajalela. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin terpuruk,” kritiknya.

Ibu satu anak itu menegaskan bahwa dalam kondisi genting, yang dibutuhkan adalah aksi cepat dari pemerintah, bukan sekadar kehadiran tokoh partai demi konten.

Menurutnya, aparat negara seharusnya menjadi garda terdepan dalam menunjukkan kinerja yang nyata.

“Kalau turun ke lapangan itu harus langsung kerja, bukan foto-foto. Yang harus terlihat bekerja itu negara, bukan sosok partai,” tegasnya.

Dia juga menyoroti pola berulang di mana banyak pihak berbondong-bondong datang ketika sorotan kamera ada, tetapi menghilang saat situasi memerlukan penanganan serius.

“Kalau sudah kacau, semuanya lepas tangan. Tapi kalau foto-foto, paling depan,” sindirnya.

Sebagai penutup, Inul mendoakan agar seluruh korban diberi kekuatan menghadapi kondisi sulit ini.

Baca Juga: Terbukti Bersalah Curi Mobil, Eks Karyawan Inul Daratista Dihukum Tiga Tahun Penjara

Bencana hidrometeorologi yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 tersebut telah merendam ribuan rumah, memutus akses jalan utama, serta memaksa banyak warga mengungsi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R