Akurat

Anaknya Diduga Ditenggelamkan, Angger Dimas Eks Suami Tamara Tyasmara Cabut Surat Penolakan Autopsi!

Rahmat Ghafur | 5 Februari 2024, 15:01 WIB
Anaknya Diduga Ditenggelamkan, Angger Dimas Eks Suami Tamara Tyasmara Cabut Surat Penolakan Autopsi!

AKURAT.CO DJ Angger Dimas, mantan suami Tamara Tyasmara, akhirnya resmi mencabut surat penolakan autopsi anak yang sempat dia tanda tangani beberapa waktu lalu di kepolisan.

Angger setuju dengan langkah tersebut karena ingin memudahkan pihak kepolisian dalam menyelidiki kasus kematian anaknya, Raden Khalif Adante Pramuditya atau Dante.

Selain itu, Angger juga mencurigai adanya kejanggalan terkait kematian putranya, yang meninggal dunia di sebuah kolam renang di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Ambil Alih Kasus Meninggalnya Putra Semata Wayang Tamara Tyasmara

"Untuk mencabut surat penolakan autopsi, yang pertama saya tanda tangani waktu hari Minggu, di saat almarhum disemayamkan," ujarnya.

Angger sebelumnya mengaku bahwa dirinya menandatangani surat penolakan autopsi karena pada saat itu tidak menyadari keberadaan orang lain selain Tamara ketika putranya ditemukan sudah tidak bernyawa di sekitar kolam renang.

Dia pun meyakini jika ada dugaan kelalaiannya yang menyebatkan Dante tewas. Dengan demikian, Angger meminta keadilan dapat dilakukan dalam menyelidiki kasus kematian anaknya yang dianggap mencurigakan.

"Jadi sebenernya kan, kalau masih ada surat itu (surat penolakan autopsi) kan tidak bisa dilakukannya autopsi. Yang mana berarti tidak bisa diketahui penyebab wafatnya anaknya saya itu apa sebenernya, karena saya hanya ingin minta keadilan ya mas ya," bebernya.

Tak hanya itu, Angger juga curiga bahwa putranya itu meninggal dunia bukan karena tenggelam, tetapi sengaja ditenggalam oleh seseorang ketika ia berenang.

"Dan apa ya, diduga itu anak saya itu tidak tenggelam, tapi diduga ditenggelamkan," katanya.

Tindakan Angger pun menjadi perbincangan publik di media sosial. Banyak netizen yang setuju dengan tindakan yang dilakukan Angger karena memang kasus kematian sang anak sangat mencurigakan dan terdapat kejanggalan.

“Anak bisa berenang dan diawasi orang dewasa ko bs meninggal,,,dr situ aja dah anehh,” ujar akun @_el***.

"Keputusan ayahnya ini benar, anak yang jago renang kok bisa meninggal saat dikolam renang, semiga masih bisa terpriksa jelas, meski sudah dimakamkan,” tambah netizen lainnya," akun @ev***.

“Diduga ditenggelamkan, langsung nyes dengernya ya allah ya rob, semoga segera terselesaikan dengan baik,” tutur akun @me***.

Kecurigaan Kematian Anak semata wayang Tamara Tyasmara

Anak semata wayang Tamara Tyasmara, Dante, diduga tenggelam di tempat kolam renang, kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1/2024) lalu. Kemudian, Dante sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Namun, kasus ini menjadi sorotan publik setelah ditemukan kejanggalan. Bahkan, ada informasi yang menunjukkan bahwa Dante diduga berada bersama pacar baru ibunya saat berada di kolam renang tersebut. Dugaan ini semakin diperkuat oleh cerita seorang netizen yang mengaku menjadi saksi mata dalam kejadian kematian Dante.

Berdasarkan kesaksiannya di lokasi, pemilik akun dheeca17 menyatakan bahwa ada seorang pria dewasa yang terlihat memaksa seorang anak kecil untuk menyelam di kolam renang. Namun, pria tersebut tidak menyadari bahwa anak kecil tersebut tenggelam dalam kejadian tersebut.

“Aku ada di sana saat kejadiannya, tapi emang om orang yang dititipin itu, terlalu memaksakan (dicebur- ceburin) anak itu, untuk bisa berenang, ditempat dalam tanpa alat pelampung sama sekali, dan saat sudah tenggelam, si om nya juga kayak baru sadar, kalau yang tenggelam adalah sodaranya itu," curhat netizen yang mengaku saksi mata dikutip pada Senin (5/1/2024).

Baca Juga: Kematian Putranya Diselidiki, Tamara Tyasmara: Aku Percaya Polisi

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D