Akurat

Legislator Apresiasi Kementan Capai Swasembada Beras

Andi Syafriadi | 18 Januari 2026, 16:10 WIB
Legislator Apresiasi Kementan Capai Swasembada Beras

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan apresiasi terhadap capaian Kementerian Pertanian (Kementan) yang berhasil mewujudkan swasembada beras hanya dalam waktu satu tahun.

Capaian ini dinilai melampaui target awal pemerintah yang sebelumnya memproyeksikan swasembada beras baru dapat tercapai dalam kurun waktu empat tahun.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endang S Tohari, menilai percepatan swasembada tersebut menjadi indikator kuat efektivitas kebijakan pangan nasional yang dijalankan Kementan.

Baca Juga: Tantangan Struktural di Balik Swasembada Pangan RI

Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat memberikan hasil signifikan ketika dikelola dengan perencanaan matang dan eksekusi kebijakan yang konsisten.

Endang menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai fokus pada peningkatan produksi padi nasional.

Sejak awal menjabat, Kementan disebut langsung mengeksekusi berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi lahan pertanian, percepatan musim tanam, hingga pemanfaatan teknologi pertanian.

Salah satu program yang dinilai berdampak signifikan adalah pemanfaatan teknologi pompanisasi yang telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir.

Program ini dinilai mampu menjaga ketersediaan air di lahan pertanian sekaligus meningkatkan indeks pertanaman, sehingga produksi beras nasional dapat terdongkrak secara cepat.

“Keberhasilan swasembada beras dalam waktu singkat ini menunjukkan bahwa sektor pertanian dikelola dengan perencanaan yang tepat, eksekusi yang cepat, dan pengawasan yang kuat,” ujar Endang dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Kementerian ATR Terbitkan HGU–HGB 328 Ribu Hektare di Papua Selatan

Meski demikian, DPR menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah menjaga keberlanjutan capaian tersebut. Endang menyebut DPR akan terus mengawal kebijakan Kementan agar produksi beras nasional tetap terjaga dan tidak bersifat sementara.

DPR juga mendorong penguatan dukungan pembiayaan bagi petani, termasuk optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian, serta peningkatan perlindungan petani dari risiko produksi dan fluktuasi harga.

Dengan capaian ini, DPR RI menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementan dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta memastikan ketersediaan beras yang stabil bagi masyarakat Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi