Akurat

Distribusi Menguat, Pelni Angkut 13.142 TEUs Sepanjang 2025

Yosi Winosa | 12 Januari 2026, 16:35 WIB
Distribusi Menguat, Pelni Angkut 13.142 TEUs Sepanjang 2025

AKURAT.CO Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) berhasil mengangkut peti kemas sebanyak 13.142 TEUs selama tahun 2025, setara 106% atau bertambah 713 TEUs dibandingkan tahun 2024 yaitu di angka 12.429 TEUs. 

Rincian produksi penugasan angkutan barang di 2025 terdiri atas 9.103 TEUs untuk muatan berangkat. Jumlah tersebut mencapai 69% dari total produksi, disusul 4.039 TEUs untuk muatan balik atau 31%.

Di tahun lalu, Pemerintah memberikan penugasan sebanyak delapan trayek dengan total 32 pelabuhan singgah. Pelni berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun. Capaian tersebut didukung oleh pengoperasian lima kapal angkutan barang milik PELNI dan tiga kapal Kendhaga Nusantara.

Direktur Utama Pelni, Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan bahwa pertumbuhan muatan di 2025 menjadi bukti keberhasilan program dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Dukung Mobilitas Nataru, Pelni Sediakan 639 Ribu Tiket dan Diskon 20 Persen

“Keberhasilan kinerja penugasan angkutan barang hingga 106 persen menunjukkan bahwa program ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. Tentunya karena berdampak positif dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok di wilayah 3TP," kata Anda dalam keterangannya, Senin (11/1/2026).

Anda juga menyampaikan bahwa secara nasional, program Tol Laut telah terbukti menurunkan disparitas harga sebesar 20 hingga 40%. Muatan berangkat sendiri didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah. 

“Penugasan ini bukan hanya sekedar angkutan barang, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi yang mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan kepercayaan masyarakat kepada kami,” tambah Anda.

Melalui koordinasi erat dengan stakeholder terkait, Pelni akan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar serta mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah nusantara.

Sepanjang 2025, angkutan logistik PT Pelni didominasi pengiriman kebutuhan pokok. Komoditas berangkat terbanyak meliputi beras, gula dan tepung, air mineral, minyak goreng, serta daging ayam. Sementara itu, muatan balik didominasi komoditas hasil daerah seperti arang, kopra, rumput laut, kopi, dan ikan beku.

Dari sisi wilayah, Surabaya menjadi cabang dengan volume muatan terbesar mencapai 5.743 TEUs, diikuti Kupang sebesar 2.191 TEUs dan Ternate 2.085 TEUs. Tanjung Priok mencatatkan 1.003 TEUs, sementara Sorong menutup lima besar dengan 512 TEUs.

Berikut 5 Trayek Produksi Tertinggi Tahun 2025:

  • T-9: Tg. Perak–Makassar–Morotai–Galela–Maba–Weda–Tg. Perak (3.400 TEUs)
  • Trayek T-24: Tg. Perak–Fak-Fak–Kaimana–Dobo–Tual-Tg. Perak (2.184 TEUs)
  • Trayek T-6: Tg. Perak–Tidore–Jailolo–Tg. Perak (1.817 TEUs)
  • Trayek H-1: Tg. Perak–Makassar–Tahuna–Nunukan–Tg. Perak (1.567 TEUs)
  • Trayek S-5B: Kupang–Larantuka–Lewoleba–Kalabahi–Kupang (1.282 TEUs)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.