Akurat

Raih Doktor UI, Dirut Bulog Angkat Masalah Sistemik Pascapanen Padi

Hefriday | 5 Januari 2026, 15:00 WIB
Raih Doktor UI, Dirut Bulog Angkat Masalah Sistemik Pascapanen Padi

AKURAT.CO Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, resmi meraih gelar Doktor dari Universitas Indonesia setelah memaparkan disertasi yang menyoroti pentingnya transformasi tata kelola pascapanen padi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sidang Terbuka Doktoral yang digelar di Balai Sidang UI tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, akademisi lintas disiplin, peneliti, serta pemangku kepentingan di sektor pangan. Promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Supriatna selaku Ketua Penguji.

Dalam pemaparannya, Rizal menegaskan bahwa persoalan pascapanen padi tidak bisa lagi dipandang sebagai isu teknis semata. Menurutnya, masalah ini bersifat sistemik karena melibatkan banyak aktor, kepentingan, dan dinamika kelembagaan.

Baca Juga: Amankan Panen Raya Padi, Bulog Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas

"Dominasi penggilingan besar, rendahnya kualitas hasil giling, serta ketimpangan akses teknologi menjadi tantangan utama yang harus segera dibenahi," ujarnya di UI Depok, Senin (5/1/2026).

Kondisi tersebut berisiko menggerus peran penggilingan kecil yang selama ini menopang ekonomi desa.

Rizal juga menyoroti dampak sosial dari persoalan pascapanen, termasuk ancaman hilangnya lapangan kerja dan menurunnya kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, pendekatan kebijakan yang kolaboratif dan berkelanjutan dinilai mutlak diperlukan.

Disertasi yang ia susun menggunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM) berbasis multimethod untuk merespons kompleksitas tersebut.

Pendekatan ini mengintegrasikan dimensi teknis, sosial, kelembagaan, dan keberlanjutan dalam satu kerangka analisis.

Baca Juga: Bulog Salurkan 51.211 Ton Jagung di 2025, Harga Pakan Ternak Terjaga

Menurut Rizal, pascapanen merupakan simpul strategis dalam sistem pangan nasional. Tata kelola yang adaptif dan inklusif diyakini mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi kehilangan hasil panen, serta memperkuat posisi petani dalam rantai pasok pangan.

Sebagai Dirut Bulog, ia menegaskan bahwa hasil riset akademiknya selaras dengan praktik kebijakan yang tengah dijalankan.

Bulog didorong berperan aktif sebagai penjamin serapan hasil panen dan penjaga stabilitas pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir sebagai salah satu penguji menyampaikan apresiasi atas capaian akademik Rizal.

Dirinya menilai disertasi tersebut unik karena ditulis berdasarkan praktik kebijakan yang sudah dijalankan di lapangan.

Ketua Penguji Prof. Supriatna juga menyampaikan bahwa Rizal tercatat sebagai doktor ke-249 lulusan Program Studi Ilmu Lingkungan UI.

Disertasi tersebut dinilai memiliki kualitas akademik yang kuat dan relevan dengan kebutuhan kebijakan publik.

Sementara itu, Promotor Prof. Sudarsono Hardjosoekarto menegaskan bahwa penelitian tersebut memberikan kontribusi strategis bagi pembangunan berkelanjutan.

Kerangka konseptual yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan reformasi sistem pangan nasional ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi