Akurat

62 Ribu Lulusan Resmi Ikut Magang Nasional Batch 2 Kemnaker

Hefriday | 26 November 2025, 15:30 WIB
62 Ribu Lulusan Resmi Ikut Magang Nasional Batch 2 Kemnaker

AKURAT.CO Sebanyak 62.128 lulusan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia resmi memulai Program Magang Nasional Batch 2.

Program tersebut menjadi strategi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) muda agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan kompetensi lulusan baru sebelum memasuki industri.

Baca Juga: Program Magang Kemnaker 2025 Batch 3 Bakal Dibuka, Simak Jadwal dan Tips Lolos di Sini!

“Magang nasional menjadi strategi penyiapan tenaga kerja Indonesia agar lebih siap memasuki dunia kerja,” ujarnya saat pembukaan Program Magang Nasional Batch 2 di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Menurut Yassierli, program pemagangan tidak hanya berfokus pada penguatan keterampilan teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga pembentukan karakter profesional.

Peserta akan dibekali etos kerja, kemampuan komunikasi, kerja tim, serta adaptasi pada lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program ini meningkat signifikan.

Dirinya mencatat sebanyak 4.669 perusahaan menyatakan kesiapan berpartisipasi dengan total usulan kuota lebih dari 42.000 peserta.

“Setelah dilakukan seleksi, 62.754 calon peserta dinyatakan diterima dan 62.128 di antaranya telah terverifikasi resmi sebagai peserta magang,” ujar Anwar.

Baca Juga: BSU BPJS Ketenagakerjaan November 2025 Cair atau Tidak? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker

Sebanyak 1.800 peserta hadir secara luring dalam pembukaan program tersebut.

Para peserta akan ditempatkan di instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta selama enam bulan masa pemagangan.

Peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman kerja langsung dalam proyek atau kegiatan dengan dampak nyata.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah menanggung biaya uang saku peserta melalui skema bantuan setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Pemerintah ikut berinvestasi agar SDM kita siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global,” tuturnya.

Airlangga juga meminta perusahaan mitra untuk memberikan pendampingan terbaik serta kesempatan keterlibatan dalam proyek strategis. Dengan demikian, peserta bisa membawa pulang pengalaman relevan yang dapat meningkatkan daya saing mereka.

Program Magang Nasional merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan itu difokuskan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja muda serta mengatasi ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.

Batch pertama program ini telah berlangsung sejak Oktober 2025. Adapun pendaftaran untuk Batch 3 direncanakan dibuka pada Desember 2025 dengan target total 100.000 peserta pada tahun berjalan.

Program ini diperuntukkan bagi lulusan diploma dan sarjana maksimal satu tahun setelah kelulusan.

Pemerintah berharap program tersebut mampu memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi tantangan pasar tenaga kerja pada era bonus demografi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi