Freeport Targetkan Operasional Grasberg Block Cave pada Kuartal I-2026
Dedi Hidayat | 24 November 2025, 21:51 WIB

AKURAT.CO PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan operasional tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada kuartal pertama tahun 2026 pasca insiden longsor pada September lalu.
Direktur Utama PTFI, Tony Wenas mengatakan pasca insiden longsor pihaknya terus melakukan pemulihan dan langkah cepat untuk kembali mengoperasikan tambang GBC. PTFI menargetkan GBC bisa kembali beroperasi pada kuartal pertama 2026.
"Pertama adalah kita terus melakukan pemulihan tambang Grasberg Block Cave dengan target untuk dapat mulai mengoperasikan tambang ini pada triwulan pertama 2026," kata Tony saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (24/11/2025).
Tony menjelaskan, akibat dari insiden longsor pada September lalu terdapat tujuh pekerja yang menjadi korban dan pada awal Oktober 2025 ketujuh pekerja berhasil ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa.
Setelah ketujuh korban ditemukan, Tony menyampaikan bahwa pihak PTFI langsung melakukan proses investigasi dengan didampingi langsung oleh inspektur tambang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Dan selanjutnya rencana kerja kita untuk Grasberg Block Cave (GBC) ini adalah di bulan November-Desember ini melakukan penimbunan dan pembersihan material di GBC," ujar Tony.
Tony melanjut, selain melakukan investigai pihaknya juga melakukan perbaikan infrastruktur di Grasberg Block Cave (GBC). Sebab, saat insiden longsor terjadi beberapa alat operasional terdampak dan memerlukan waktu untuk mengoperasionalkan kembali.
"Tapi hanya sebagian besar karena sebagian kecil yang terkena dampak tersebut masih kan kita verifikasi secara bertahap untuk dapat memulainya kembali," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










