TBS Energi Utama Ungkap Alasan COD PLTS Terapung Tembesi Mundur ke Kuartal II-2026

AKURAT.CO PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengungkapkan bahwa jadwal Commercial Operation Date (COD) atau tanggal beroperasinya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Tembesi, Batam mundur dari target awal.
Direktur PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), Juli Oktarina mengatakan bahwa COD PLTS Tembesi yang dijadwalkan pada akhir 2025 harus mundur menjadi kuartal-II 2026.
“Enggak (tahun ini), kelihatannya jadi di 2026, di quarter ke-2, awal quarter ke-2,” kata Juli saat ditemui setelah agenda TBS Re/define di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Ketika ditanya mengenai alasan mundurnya COD PLTS berkapasitas 46 Mega Watt peak (MWp), Juli tidak mejabarkan secara spesifik. “COD Tembesi diundur, lihat sajalah di lapangan permasalahannya. Konstruksinya juga (masih belum),” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, TBS Energy (TOBA) telah merampungkan Tanggal Pembiayaan (Financial Closing Date) proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Tembesi, Batam.
Baca Juga: TBS Energi Utama Sepakati Pengunduran Diri Bos Danantara Pandu Sjahrir
Perseroan menyatakan, pencapaian ini menegaskan komitmen TBS dalam mendukung transisi energi Indonesia serta memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor energi terbarukan.
Proyek PLTS terapung di Tembesi, yang baru saja mencapai Financial Closing Date, menjadi langkah signifikan dalam pemanfaatan energi surya secara efisien dan berkelanjutan.
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung mobile yang dikembangkan oleh para periset di Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi (PRKKE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Proyek PLTS Terapung Tembesi, yang dikembangkan melalui kerja sama dengan PLN Nusantara Power, diharapkan dapat berkontribusi pada bauran energi terbarukan Indonesia dengan memanfaatkan teknologi surya terapung yang inovatif.
Dengan kapasitas terpasang sebesar 46 MWp, pembangkit listrik ini akan menjadi salah satu inovasi energi terbarukan yang signifikan di Batam.
Setelah mencapai Financial Closing Date, langkah berikutnya adalah memulai tahap konstruksi dengan target penyelesaian operasi komersial penuh dan terintegrasi ke dalam jaringan listrik nasional pada kisaran kuartal keempat tahun 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









