Akurat

Pemerintah Bidik Saham Freeport Lebih dari 10%, Bakal Jadi 61%

Dedi Hidayat | 26 September 2025, 17:00 WIB
Pemerintah Bidik Saham Freeport Lebih dari 10%, Bakal Jadi 61%

AKURAT.CO Pemerintah terus mematangkan rencana pemambahan kepemilikan saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI) di atas 10%.

Adapun saat ini kepemilikan saham RI di PFTI sebesar 51%, jka penambahan tersebut berhasil maka saham RI di PTFI akan menjadi di atas 61%.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan, diskusi intensif telah dilakukan bersama Freeport McMoran dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Freeport Terus Lakukan Pencarian Lima Pekerja yang Masih Terjebak

“Bapak Presiden sudah memberikan arahan. Salah satu tawarannya adalah adanya penambahan saham untuk Indonesia di atas 10%,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (26/9/2025).

Namun, Bahlil menegaskan, angka pastinya belum final. Namun pemerintah terus melakukan negosiasi dengan Freeport, dengan kemungkinan porsi saham bisa mencapai 12%.

“Tetapi di atas 10%. Insya Allah akan lebih baik, dan pemerintah sedang bernegosiasi sampai dengan angka 12%,” tambah Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan, sebagian saham tambahan tersebut nantinya akan dialokasikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua.

Baca Juga: Daftar Lowongan Kerja Freeport September 2025 Lengkap dengan Syarat dan Jadwal

Skema ini dirancang agar masyarakat Papua mendapatkan manfaat langsung dari keberlanjutan tambang Freeport.

“Nah tahapan-tahapan ini yang sekarang kita lakukan. nanti kalau sudah selesai, saya rencana mungkin di awal di Oktober, baru kami akan melakukan final dengan pihak Freeport,” tutur Bahlil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.