Akurat

Kemenko Pangan: Swasembada Beras Bisa Tercapai Tahun Ini

Yosi Winosa | 11 September 2025, 13:42 WIB
Kemenko Pangan: Swasembada Beras Bisa Tercapai Tahun Ini

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) menyatakan target swasembada beras dapat tercapai lebih cepat dari rencana semula.

Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengungkapkan bahwa capaian tersebut diyakini bisa diraih pada tahun 2025, lebih awal dari target 2027 yang sebelumnya ditetapkan pemerintah.

“Kalau kita bilang swasembada untuk komoditas beras, sudah bisa tahun ini dicapai,” ujar Nani di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Optimisme pemerintah dalam mencapai swasembada beras ditopang oleh sejumlah program strategis. Salah satunya adalah ekstensifikasi lahan dengan memanfaatkan lahan tidur untuk meningkatkan kapasitas produksi. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
 
Baca Juga: Mentan Targetkan Swasembada Beras Tahun Ini

Selain fokus pada peningkatan produksi, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap dampak perubahan iklim. Nani menegaskan bahwa program pangan dijalankan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk tata guna lahan, restorasi, hingga ekosistem pertanian yang ramah lingkungan.

Tak hanya soal produksi, pemerintah turut menyiapkan program tambahan untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan. Beberapa di antaranya mencakup penyediaan makanan bergizi gratis, penguatan koperasi desa, serta cadangan pangan pemerintah yang berfungsi menjaga stabilitas harga.

Menurut Kemenko Pangan, desa dipandang sebagai pusat ekosistem pembangunan pangan. Dengan demikian, penguatan kapasitas desa menjadi faktor kunci dalam mendukung swasembada beras sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Kebijakan swasembada pangan ini diposisikan sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi kerakyatan. Dengan menempatkan pangan sebagai pusat penggerak, pemerintah berharap sektor pertanian mampu memberikan dampak luas, tidak hanya bagi petani tetapi juga bagi stabilitas ekonomi nasional.

Nani menambahkan, pencapaian swasembada tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk berkontribusi terhadap bantuan internasional. Saat ini, Indonesia telah menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah negara, meski masih dalam jumlah terbatas. 
 
“Ke depan kita mungkin juga harus berjaga untuk bisa men-support negara-negara yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kemenko Pangan merinci tiga strategi utama untuk mendukung swasembada beras. Pertama, intensifikasi melalui penyediaan pupuk, bibit unggul, pendampingan penyuluh, serta perbaikan jaringan irigasi. 
 
Kedua, ekstensifikasi dengan pembangunan sawah baru dan kawasan lumbung pangan. Ketiga, program pendukung seperti stabilisasi harga, pengelolaan sampah, hingga koperasi desa yang berfungsi menjaga distribusi pangan.

Hingga Juli 2025, stok beras nasional tercatat mencapai 4,23 juta ton. Pemerintah memastikan stok tersebut tidak hanya aman dari sisi jumlah, tetapi juga efektif dalam distribusi ke seluruh wilayah. Dengan kondisi ini, Kemenko Pangan semakin optimistis target swasembada beras bisa benar-benar diwujudkan pada 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa