Akurat

Bulog Pastikan Pemeliharaan Gudang Demi Kualitas Beras Terjaga

Dedi Hidayat | 6 September 2025, 16:10 WIB
Bulog Pastikan Pemeliharaan Gudang Demi Kualitas Beras Terjaga

AKURAT.CO Perum Bulog memastikan bahwa pemeliharan gudang dan beras menjadi prioritas untuk menghasilkan produk yang berkualitas untuk masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan ada beberapa langkah dari pihaknya untuk memastikan kualitas beras yang diproduksi oleh Bulog.

Pertama, Bulog melakukan pemeriksaan secara harian di setiap gudang penyimpanan beras. Dimana petugas gudang Bulog memiliki tugas rutin yang dijalankan secara disiplin untuk memastikan stok beras tetap aman dan berkualitas.

Baca Juga: Bulog Pastikan 3,9 Juta Ton Stok Beras Aman dan Layak Konsumsi

Pembersihan dilakukan setiap hari, mencakup area lorong, sisi-sisi gudang, hingga lingkungan sekitar. Langkah ini bertujuan mencegah potensi gangguan sekaligus memastikan kualitas beras tetap terjaga.

“Tujuannya apa? Untuk mengecek secara visual dan sekaligus memberikan kepastian bahwa beras-beras kita dalam keadaan aman,” kata Rizal saat mengujungi Gudang Bulog di Jakarta Utara, Sabtu (6/9/2025).

Selain pemeriksaan harian, Rizal menyampaikan petugas gudang Bulog juga memiliki jadwal pemeliharaan mingguan untuk memastikan keamanan dan kualitas stok beras tetap terjaga.

Setiap hari Jumat pagi, petugas gudang berkumpul bersama kepala gudang untuk melaksanakan evaluasi mingguan.

“Nah nanti mereka akan melaksanakan evaluasi, kira-kira apa permuan hari satu minggu itu apa saja. Sehingga bisa dievaluasi, oh gudang ini perlu ini, gudang A perlu ini, gudang C perlu ini, seperti itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rizal menyebut bahwa pemeriksaan kualitas beras di gudang juga dilakukan secara bulanan oleh para petugas gudang Bulog.

Baca Juga: Bulog: Stok Beras Aman hingga Dua Bulan ke Depan

Berbeda dengan pemeriksaan harian atau mingguan, pemeriksaan bulanan ini melibatkan Jasa Survey dan Pemberantasan Hama (Jastasma).

“Ini mereka tim Jastasma akan melakukan spraying rutin di bangunan gudang. Jadi yang dispraying adalah bangunannya mulai dari lantai, dinding, bahkan sampai dengan halaman gudang,” ucap Rizal.

Rizal melanjut, usai spraying akan dilakukan evaluasi bulanan bersama kepala gudang dan manajer operasional untuk mencatat tingkat serangan hama di masing-masing gudang.

Jika ditemukan indikasi serangan setelah spraying, Bulog segera melakukan fumigasi, yaitu pengendalian hama dengan pestisida jenis fumigan di ruang kedap udara dengan dosis, waktu, dan suhu tertentu.

“Aturan fumigasi itu biasanya kita laksanakan per 3 bulan. Nah kalau sebelum 3 bulan sudah ada indikasi hama, baik kutu maupun lain sebagainya, kita langsung fumigasi, jadi tidak harus menunggu 3 bulan,” tutur Rizal.

Tidak hanya itu, Rizal mengungkapkan pemeliharan di gudang Bulog juga dilakukan per tiga bulan atau triwulan.

Kegiatan pemeliharaan triwulanan mencakup pembersihan sektor umum, baik di dalam lorong gudang maupun area luar. Hal ini penting untuk menjaga sanitasi sekaligus mencegah potensi gangguan pada stok beras.

“Jadi ini langkah-langkahnya, jadi intinya bulog itu melaksanakan pemeliharaan gudang dan beras itu bertahap, bertingkat dan berlanjut. Tujuannya untuk menjamin bahwa beras-beras bulog itu benar-benar berkualitas, sehat, tidak berhama dan layak untuk dikonsumsi,” ungkap Rizal.

Adapun, pada hari ini Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan peninjauan ke Gudang Beras Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Gudang yang berjumlah 74 dengan kapasitas 355 ribu ton ini merupakan gudang penyimpanan beras Bulog untuk didistribusikan ke wilayah Jakarta dan Banten.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.