ESDM Perluas Jaringan Pipa Gas Cisem ke Bandung dan Yogyakarta

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal memperluas jaringan transmisi pipa gas Cirebon-Semarang (Cisem). Nantinya, pipa gas akan tersambung sampai ke Bandung hingga Yogyakarta.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa pengembangan jaringan gas (Jargas) menjadi salah satu prioritas yang saat ini sedang dilakukan
Salah satunya, kata Dadan adalah mendorong pengembangan Jargas dengan pipa transmisi. Maka dari itu, ESDM berencana untuk memperluas jaringan pipa transmisi ke Bandung dan Yogyakarta.
Baca Juga: Naik 3 Kali Lipat, Komisi XII Restui Anggaran Kementerian ESDM 2026 Sebesar Rp21,6 Triliun
“Kemudia upaya awal untuk mendorong pengembangan jargas dengan pipa transmisi, kami akan perluas dari Cirebon ke Bandung, kemudian dari Semarang ke Solo dan Jogja,” kata Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI dikutip, Kamis (4/9/2025).
Berdasarkan bahan paparan, total anggaran proyek pipa transmisi Cirebon-Bandung sebesar Rp865,07 miliar untuk pipa sepanjang 132 kilometer (km). Anggaran tersebut berasal dari gabungan anggaran sebesar Rp10,94 miliar pada 2025 dan Rp854,13 miliar pada 2026.
Untuk proyek pipa transmisi Semarang-Solo-Yogyakarta anggaran yang diperlukan mencapai Rp895,63 miliar untuk pipa sepanjang 148 km.
Baca Juga: Nilai Ekspor Batu Bara Anjlok, Ini Kata ESDM!
Adapun, besaran anggaran tersebut juga terdiri atas gabungan anggaran senilai Rp13,13 miliar dalam DIPA 2025 dan Rp882,50 miliar pada 2026.
Cisem II Sudah 77%
Perlu diketahui, Kementerian ESDM menyebut Proyek pembangunan jaringan pipa gas bumi Cirebon-Semarang tahap II (Cisem II) pada ruas Batang-Kandang Haur Timur terus mengalami kemajuan.
Cisem II merupakan proyek membentang sepanjang 245 kilometer merupakan kelanjutan dari Proyek Cisem I, yang telah berhasil mengalirkan gas ke kawasan industri Kendal, Jawa Tengah, sejak November 2023. Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan agar proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan bahwa progres proyek Cisem II sudah berada diangka 77%.
“Iya (Cisem II), sudah di atas 77 persen,” kata Laode di Kementerian ESDM dikutip, Minggu (31/8/2025).
Laode menambahkan, perkembangan proyek Cisem II ini sudah sesuai dengan rencana awal dan tidak ada kemunduran dari target penyelesaian.
“Jadi insya Allah nanti 2026 selesai,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










