Akurat

Ngadu ke Prabowo, Bahlil: 10 WK Migas Sudah PoD Tapi Mangkrak

Camelia Rosa | 21 Mei 2025, 18:18 WIB
Ngadu ke Prabowo, Bahlil: 10 WK Migas Sudah PoD Tapi Mangkrak

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa terdapat 10 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) yang masih mangkrak alias tidak berproduksi.  

Padahal, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang mengelola 10 blok migas tersebut telah mendapatkan persetujuan perencanaan pengembangan lapangan migas (Plant of Development/PoD), namun tidak dilaksanakan. 
 
"Saya laporkan bahwa saat ini ada 10 wilayah kerja yang sudah Po D, tapi mangkrak, enggak menjalankan," tegasnya.
 
Bahlil merincikan, 10 WK tersebut mampu mengerek produksi 31.300 barel minyak per hari (bph). Selain itu, ada 17 PoD dengan total produksi 360 juta barrel minyak dan 18,351 miliar kaki kubik (Bcf) gas belum jalan. 
 
 
 
Namun, dirinya tidak merinci lokasi 10 WK tersebut. Bahlil hanya memastikan akan menindak perusahaan migas atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dari 10 WK itu. 
 
Hal ini untuk mendorong WK agar berproduksi sehingga mendukung tercapainya target lifting minyak sebanyak 900.000 hingga 1 juta barrel per hari di 2029-2030.  
 
"Bagi KKKS yang sudah kita serahkan kewenangannya, tapi masih lambat, mohon maaf, secara undang-undang 5 tahun kita harus tarik ke negara dan kita tawarkan kepada KKKS lain yang mau mengerjakan," tegas Bahlil.
 
Ia pun memastikan tindakan tegas ini tidak pandang bulu, baik itu perusahaan migas swasta maupun BUMN akan diberlakukan kebijakan yang sama.  
 
"Ini tanpa pandang bulu, kalau Bapak (Prabowo) izinkan, tidak hanya swasta BUMN pun kita lakukan, Pak," tukas Bahlil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.