Laba Bersih Induk Indomaret Melejit 185 Persen di Kuartal I-2025

AKURAT.CO PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), emiten milik Grup Salim sekaligus induk usaha Indomaret, membukukan lonjakan laba bersih sebesar 185,6% year-on-year menjadi Rp204,7 miliar di kuartal I-2025.
Capaian ini seiring tumbuhnya pendapatan sebesar 9,9% menjadi Rp379,4 miliar dari Rp345,2 miliar. Jika dirinci, pendapatan perusahaan ditopang oleh segmen korporasi yang menyumbang Rp224,3 miliar, segmen ritel sebesar Rp135,6 miliar dan pendapatan dari lain-lain mencapai Rp19,4 miliar.
Mengutip laporan keuangan perseroan dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (16/5/2025), ada 4 entitas asosiasi DNET yakni PT Indomarco Prismatama atau Indomaret dengan kepemilikan 40% per akhir 2024.
Kemudian PT Nippon Indosari Corpindo Tbk atau Sari Roti dengan kepemilikan 25,77%, PT Fast Food Indonesia Tbk atau KFC dengan kepemilikan 35,84% serta PT Jaringan Mega Sedayu dengan kepemilikan 50%.
Khusus Indomaret sendiri, pada periode yang sama mencatatkan laba bersih Rp471,7 miliar dengan penjualan bersih Rp29,04 triliun. Kemudian Sari Roti mencatatkan laba bersih Rp23,1 miliar dengan penjualan bersih Rp859,6 miliar.
Adapun KFC mencetak rugi bersih Rp26,7 miliar dengan penjualan bersih Rp1,19 triliun. Sedangkan PT Jaringan Mega Sedayu mencetak laba bersih Rp2,05 miliar.
Dari sisi neraca keuangan, hingga akhir Maret 2025, total aset DNET mencapai Rp21,9 triliun, dengan liabilitas mencapat Rp7,5 triliun dan ekuitas mencapai Rp14,4 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










