Akurat

Data BPS Jadi Kunci, Pemerintah Siapkan Rumah Subsidi Tepat Sasaran untuk ASN

Herry Supriyatna | 6 Mei 2025, 14:11 WIB
Data BPS Jadi Kunci, Pemerintah Siapkan Rumah Subsidi Tepat Sasaran untuk ASN

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan pentingnya data akurat dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan program bantuan perumahan berjalan tepat sasaran.

Ia menyoroti, selama ini penyaluran bantuan, termasuk rumah subsidi dan bansos, kerap bermasalah karena tidak menyentuh kelompok yang benar-benar membutuhkan.

"Selama ini problem utama bantuan, termasuk rumah subsidi, adalah ketidaktepatan sasaran. Data BPS sangat penting untuk mengatasi ini," ujar Maruarar dalam pertemuan di Jakarta, Senin (5/5/2025).

Maruarar mengungkapkan bahwa data BPS juga menjadi acuan utama dalam diskusi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terkait penyediaan rumah layak huni untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pertemuan tersebut, hadir Menteri PANRB, Wakil Menteri PANRB, Kepala dan Wakil Kepala BPS, BP Tapera, serta jajaran Kementerian PKP.

Baca Juga: Kemendagri Tekankan Evaluasi Total PSU dan Dorong Digitalisasi Pilkades

"Kami sepakat untuk mengkonsolidasikan kebutuhan perumahan di ekosistem Kementerian PANRB, termasuk lembaga terkait seperti LAN, ANRI, dan BKN. Kami akan tindak lanjuti dengan MoU pada 21 Mei mendatang," jelas Maruarar.

Ia mengapresiasi peran BPS dalam menyediakan data yang akurat dan up-to-date.

Menurutnya, keakuratan data sangat membantu Kementerian PKP dalam menjalankan berbagai program seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan program rumah subsidi.

Sementara itu, Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengakui masih banyak ASN di lingkungan kementeriannya yang belum memiliki rumah sendiri.

"Kami sangat bersyukur atas perhatian ini. Program ini akan kami sesuaikan dengan data internal kami dan standar yang ditetapkan BPS, sehingga benar-benar menyentuh ASN yang membutuhkan," kata Rini.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ASN, tetapi juga mendorong semangat kerja yang lebih tinggi untuk melayani masyarakat.

Baca Juga: Marc Klok Sebut Konsistensi di Tengah Kesulitan Kunci Persib Juara Liga 1 2024-2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.