Akurat

Penyebab Produksi Batu Bara Golden Eagle Energy (SMTT) Turun pada Kuartal III-2024

Demi Ermansyah | 26 November 2024, 20:24 WIB
Penyebab Produksi Batu Bara Golden Eagle Energy (SMTT) Turun pada Kuartal III-2024

AKURAT.CO Corporate Secretary PT. Golden Eagle Energy (SMMT), Susanti Nilam, menyampaikan bahwa produksi batu bara perusahaan hingga akhir September 2024 mencapai 1,45 juta ton, turun 500.000 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di mana penurunan ini disebabkan oleh tingginya curah hujan di awal tahun, yang menghambat aktivitas tambang.

"Dari target 3 juta ton sampai akhir tahun, produksi kuartal ketiga baru mencapai 1,45 juta ton," ungkap Susanti pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga: Golden Eagle Enrgy (SMTT) Bidik Produksi Batu Bara 3,5 Juta Ton di 2025

Di sisi lain, volume penjualan hingga akhir September 2024, lanjutnya, tercatat sebesar 1,33 juta ton, dengan pendapatan bersih mencapai Rp421,03 miliar. Angka ini turun tajam 45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencatatkan Rp771,5 miliar.

Dampak penurunan penjualan ini juga dirasakan pada laba bersih perusahaan, yang anjlok hingga 82%. Pada periode Januari-September 2024, laba bersih SMMT tercatat hanya Rp31,36 miliar, dibandingkan Rp177,53 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kendati menghadapi berbagai tantangan, lanjutnya, termasuk penurunan produksi dan pendapatan pada 2024. Golden Eagle Energy tetap optimis, dengan target yang lebih besar pada 2025, perusahaan berkomitmen untuk terus memperbaiki efisiensi operasional dan menjaga kestabilan hubungan dengan mitra bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Strategi proaktif dan pengelolaan risiko yang matang menjadi kunci keberhasilan perusahaan menghadapi fluktuasi pasar dan kondisi cuaca yang tidak menentu," paparnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.