Harga Pangan Hari Ini, Daging Sapi hingga Bawang Turun

AKURAT.CO Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan di pasar nasional. Data Panel Harga Bapanas per Selasa (19/11/2024) menunjukkan mayoritas harga komoditas mengalami penurunan, meskipun beberapa lainnya justru naik.
Daging sapi murni menjadi salah satu komoditas dengan penurunan signifikan, turun sebesar 2,83% atau Rp3.800 menjadi Rp130.390 per kilogram (kg). Di sisi lain, harga daging ayam ras naik 1,25% atau Rp450 menjadi Rp36.550 per kg.
Harga beras di semua jenis juga tercatat mengalami penurunan. Beras premium turun 2,40% atau Rp370 menjadi Rp15.060 per kg, beras medium turun 1,48% atau Rp200 menjadi Rp13.280 per kg, dan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog turun 0,48% atau Rp60 menjadi Rp12.490 per kg.
Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini: Berasdan Bawang Naik, Daging Turun
Komoditas bawang merah dan bawang putih juga mengalami tren penurunan harga. Harga bawang merah turun 7,11% atau Rp2.700 menjadi Rp35.300 per kg, sedangkan bawang putih bonggol turun 1,97% atau Rp810 menjadi Rp40.360 per kg.
Namun, cabai merah keriting menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai merah keriting naik 2,33% atau Rp680 menjadi Rp29.820 per kg. Sebaliknya, cabai rawit merah mencatat penurunan harga sebesar 2,64% atau Rp1.100 menjadi Rp40.520 per kg.
Harga telur ayam ras juga mengalami penurunan sebesar 2,47% atau Rp700 menjadi Rp27.690 per kg. Begitu pula gula konsumsi, yang turun tipis 0,06% atau Rp10 menjadi Rp17.920 per kg. Di sisi lain, harga kedelai biji kering impor naik 2,94% atau Rp310 menjadi Rp10.860 per kg.
Untuk minyak goreng, tren harga menunjukkan perbedaan. Minyak goreng kemasan sederhana turun 1,91% atau Rp350 menjadi Rp18.020 per kg, sedangkan minyak goreng curah naik tipis 0,06% atau Rp10 menjadi Rp16.940 per kg.
Komoditas jagung mencatat lonjakan harga tertinggi di antara komoditas lain, naik 14,36% atau Rp860 menjadi Rp6.850 per kg di tingkat peternak. Garam halus beryodium juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 8,92% atau Rp1.030 menjadi Rp12.580 per kg.
Pada sektor perikanan, kenaikan harga terjadi pada ikan kembung yang naik 2% atau Rp740 menjadi Rp37.780 per kg, ikan tongkol naik 7,08% atau Rp1.890 menjadi Rp32.890 per kg, dan ikan bandeng naik 3,91% atau Rp1.300 menjadi Rp33.550 per kg.
Penurunan harga juga terlihat pada tepung terigu. Tepung terigu curah turun 1,97% atau Rp200 menjadi Rp9.940 per kg, sementara tepung terigu non curah turun 1,91% atau Rp250 menjadi Rp12.840 per kg.
Fluktuasi harga ini mencerminkan dinamika pasar pangan nasional yang dipengaruhi oleh pasokan, permintaan, serta faktor cuaca dan distribusi. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau pergerakan harga untuk menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







