Akurat

Erwin Aksa Serukan Langkah Konkret Untuk Perkuat Ekonomi Syariah

Hefriday | 30 Oktober 2024, 17:07 WIB
Erwin Aksa Serukan Langkah Konkret Untuk Perkuat Ekonomi Syariah

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI, Erwin Aksa, menyerukan pentingnya langkah konkret dalam memperkuat ekonomi berbasis syariah di Indonesia.

Erwin menekankan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki peluang besar untuk memaksimalkan potensi sektor keuangan syariah guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan berkompetisi di ranah global.

"Kita memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Selain itu, Indonesia juga bisa mendominasi perekonomian syariah di tingkat global," ujarnya saat menghadiri pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11 di Jakarta Convention Center, Rabu (30/10/2024).

Baca Juga: Wamenkeu Thomas Cerita Kesamaan Pajak dan Ekonomi Syariah

Menurut data Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah (KEKSI) Bank Indonesia, ekonomi syariah menyumbang 46,71% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan kedua tahun 2023, atau senilai Rp9.826,8 triliun. Selain itu, pembiayaan syariah berkontribusi signifikan pada pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mencapai Rp161,03 triliun hingga Maret 2024.

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut juga menyebut ekonomi syariah mampu memberikan rasa aman dalam aktivitas ekonomi masyarakat serta berperan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Ekonomi syariah menawarkan kenyamanan dan kontribusi nyata terhadap perekonomian kita," tambahnya.

ISEF ke-11 kali ini mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.” Festival ini menjadi ajang penting bagi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. 

Melibatkan 22 kementerian/lembaga, 37 asosiasi, 46 mitra internasional, dan lebih dari 1.000 pelaku industri, ISEF tahun ini mengadakan sekitar 70 acara, mulai dari seminar internasional hingga pameran dan kompetisi. "ISEF memberikan ruang tidak hanya bagi para pemangku kebijakan, tetapi juga bagi pelaku industri dan UMKM dalam sektor ekonomi syariah," kata Erwin yang mewakili Daerah Pemilihan Jakarta III.

Erwin mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam penyelenggaraan ISEF sebagai wadah kolaborasi bagi berbagai pihak untuk memajukan ekonomi syariah.
 
Sebagai informasi, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) untuk mempromosikan dan mengembangkan ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia.
 
ISEF bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat keuangan syariah, dan mendorong pertumbuhan sektor syariah di berbagai bidang, termasuk perbankan, investasi, UMKM, dan pariwisata halal.
 
ISEF juga berfungsi sebagai platform yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, UMKM, akademisi, serta masyarakat untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Acara ini mencakup beragam kegiatan, seperti seminar internasional, pameran, forum diskusi, dan kompetisi yang melibatkan banyak pemangku kepentingan baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam ISEF, BI menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan promosi, serta merangkul kementerian/lembaga, asosiasi, dan mitra internasional untuk memperkuat sinergi pengembangan ekonomi syariah.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa