Antisipasi Krisis Pangan, Kementan Panen Padi Gogo di Pohuwato Gorontalo

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan program strategis guna atasi darurat pangan, khususnya untuk daerah lahan kering. Progam yang dimaksud berupa perluasan areal tanam (PAT) melalui penanaman padi gogo.
Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, padi gogo merupakan varietas padi yang dirancang tahan terhadap lahan kering. Hal tersebut menjadi strategi jitu untuk memperkuat akselerasi swasembada hingga menjadi lumbung pangan dunia.
"Perluasan areal tanam (PAT) Padi (Gogo) dilakukan sebagai antisipasi krisis pangan global. Ini upaya dari pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan dunia," kata Amran dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024).
Baca Juga: Cek di Sini! Sinopsis dan Fakta Menarik Film Hellboy The Crooked Man yang Resmi Tayang di Indonesia
Menindaklanjuti arahan itu, Pusat Pendidikan Pertanian, sebagai Pj Provinsi Gorontalo melakukan panen Padi Gogo di Kabupaten Pohuwato, Jumat (20/9/2024).
Panen bersama dilakukan oleh Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Kadis Pertanian Pohuwato, dan Kepala BSIP Provinsi Gorontalo. Hadir pula Camat Popayato Barat serta perwakilan Danramil setempat.
Adapun lokasi panen berupa lahan tumpang sisip (tusip) padi gogo seluas 0,25 hektare untuk varietas inpago fortiz.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menjelaskan, padi yang dipanen cocok untuk daerah-daerah yang sumber airnya tidak terlalu banyak.
"Karena varietas ini tidak membutuhkan banyak air," ujar Inneke Kusumawaty, selaku Plt. Kapusdiktan di lokasi.
Inneke berujar, padi yang dipanen itu berasal dari benih berlabel putih, artinya dapat digunakan untuk dua kali tanam.
"Sehingga hasil panen ini dapat digunakan sebagai benih kembali (berlabel ungu). Untuk itu sebaiknya tidak untuk konsumsi, melainkan digunakan sebagai benih," kata Inneke.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









