Kementan Ajak 2.000 Mahasiswa Jadi Calon Wirausaha Pertanian

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan motivasi kepada 2.000 mahasiswa baru Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dalam acara taaruf mahasiswa baru pada 5 September 2024. Mereka diajak untuk terjun menjadi wirausaha di sektor pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan, selalu memotivasi generasi muda untuk menjadi pengusaha sukses di sektor pertanian. Ia menekankan bahwa 80 persen dari pengusaha terkaya di dunia bergerak di bidang ini.
"Tekad kuat dan kerja keras mampu mengubah nasib mereka, sehingga bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu," ujar Mentan, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: Waspada Banjir Rob di Wilayah Pesisir Indonesia hingga 23 September 2024, Dampak Supermoon
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan pesan serupa. "Mahasiswa jika ingin sukses harus semangat belajar semaksimal mungkin," ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menekankan pentingnya regenerasi petani di tengah tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
"Petani-petani kita semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak berkurang. Regenerasi petani sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan," jelasnya.
Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Inneke Kusumaty, dalam kuliah umum mewakili Wamentan, menyoroti perlunya inovasi dalam pengolahan hasil pertanian.
Baca Juga: Jenazah Sven-Goran Eriksson Dimakamkan Hari Ini di Torsby, Diiringi You'll Never Walk Alone
"Selama ini petani hanya fokus pada produksi, sehingga ketika hasil melimpah, mereka bingung bagaimana memasarkannya. Hasil pertanian perlu diolah untuk meningkatkan daya jual," ungkap Inneke.
Ia juga mendorong perguruan tinggi dan mahasiswa untuk menjadi inovator dalam pengembangan teknologi pertanian, mulai dari budidaya hingga pemasaran.
"Mahasiswa tidak hanya menghasilkan jurnal, tetapi inovasi yang implementatif dan bisa diterapkan di lapangan,” ujarnya.
Inneke berharap, Unissula menyediakan inkubator bisnis di kampus untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.
"Inkubator bisnis akan membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing, didukung oleh riset dan pengabdian masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: PDIP Dukung Penuh Rencana Prabowo Bentuk Zaken Kabinet
Ia juga mengajak mahasiswa Unissula, meskipun tidak memiliki fakultas pertanian, untuk tetap berkontribusi di bidang ini.
“Meskipun tidak ada fakultas pertanian, diharapkan mahasiswa Unissula bisa mendukung program swasembada pangan dan mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan pada tahun 2050,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










