AKURAT.CO Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Hendrawan Supratikno menilai sangat penting bagi perusahaan BUMN penerima penyertaan modal negara (PMN) agar efektif dan optimal mengelola pendanaan yang disalurkan.
Kususnya bagi perusahaan yang memegang peran dalam percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN), Tak terkecuali PT Pelindo (Persero).
Menurut Hendrawan, perusahaan tersebut juga perlu mengelola pendanaan PMN dalam rangka pengembangan Pelabuhan Benoa secara efektif, efisien dan optimal. Terlebih Pelabuhan Benoa merupakan salah satu pintu masuk internasional yang berperan penting terhadap ekosistem wisata dan ekonomi Bali.
Baca Juga: PMN Bukan Langkah Tepat Penyehatan LPEI
"Khususnya untuk Pelabuhan Benoa menjadi Pelabuhan yang berdaya saing internasional, sebagai pintu masuk dari pengembangan pariwisata dan ekosistem pariwisata di Bali dan pulau-pulau sekitarnya," ucapnya melalui lansiran laman resmi DPR RI.
Melihat perkembangan dari pengembangan Pelabuhan Benoa yang prospektif, ia optimis berharap Pelabuhan tersebut di tahun 2026 dapat menerima kapal lebih banyak. Bila hal itu dapat terealisasi, maka Indonesia dapat menjadi salah satu destinasi wisata top dan menjadi sorotan dari radar wisatawan internasional.
"Bahkan diperkirakan bisa sampai 6 ribu kapal sandar per tahun, dan dari 6 ribu itu sebagian merupakan kapal yang berdaya tampung 3-4 ribu orang," ucapnya.
Dalam hal ini ia menegaskan bahwa DPR mendukung PNM dan penggunaannya dalam pengembangan Pelabuhan Benoa. "Kami lihat cukup bagus antara perkembangan fisik dengan realisasi anggarannya. Perkembangan fisiknya bahkan lebih cepat. Itu bagus, artinya penggunaanya cukup efektif dan keuangan Pelindo sendiri pasca holdingisasi meningkat baik," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu










