Konflik Iran-Israel, Hippindo: Fokus Perdagangan Dalam Negeri

AKURAT.CO Di tengah proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang diramalkan oleh Bank Dunia, kinerja perdagangan domestik menjadi fokus utama bagi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).
Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah menekankan pentingnya strategi penguatan perdagangan domestik dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang tidak menguntungkan.
Hal itu disampaikannya dalam acara Pengukuhan Pengurus DPP Hippindo dan Halal Bi Halal di Jakarta, Kamis (17/4/2024),
Kemudian, Bank Dunia meramalkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2024 mencapai 2,4%, menurun dari 2,9% pada tahun sebelumnya.
"Kami mengamati bahwa situasi global sedang tidak menguntungkan, oleh karena itu, kami berharap dapat lebih memperhatikan perdagangan dalam negeri," kata Budihardjo.
Baca Juga: Hippindo Dukung Upaya Penghentian Impor Pakaian Bekas Secara Ilegal
Perdagangan domestik menjadi fokus utama bagi Hippindo. Saat ini, organisasi tersebut memiliki 80.000 anggota yang terdiri dari berbagai sektor, mulai dari supermarket, fashion, departemen store, hingga restoran.
"Kami akan memastikan bahwa perdagangan dalam negeri dapat membantu pemerintah dalam menekan inflasi serta menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET). Kami juga akan memastikan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tercapai," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa sektor ritel memiliki peran penting dalam perekonomian, terutama dalam mendorong pertumbuhan perdagangan domestik. Sektor ini berkontribusi sebesar 52% terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Sektor ritel memiliki peran yang signifikan sebagai salah satu pilar utama dalam perdagangan domestik, mencapai 52 persen. Oleh karena itu, pentingnya kebijakan yang tepat dalam mengatur sektor ritel dan perdagangan dalam negeri," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










