Masak Rendang Pakai Gas Melon, Prilly Latuconsina Minta Maaf

AKURAT.CO Kabar Prilly Latuconsina memasak rendang menggunakan gas melon atau subsidi elpiji 3 kg mengundang sorotan netizen. Meskipun memiliki kemampuan finansial yang cukup, Prilly menggunakan gas subsidi ini tanpa disadari.
Dalam unggahan di media sosialnya, Prilly menyampaikan permintaan maaf, menjelaskan bahwa gas tersebut dipinjamkan oleh tukang gas langganannya karena stok gas di rumahnya habis.
"Tidak ada niatan menyembunyikan atau apapun karena itu memang berada di belakang tas belanja. Akupun ga ngeuh. Saat tukang gas langganan aku datang dan bawa gas yang memang sering aku pesan langsung aku ganti dan gasnya aku kembalikan lagi," tulis Prilly dikutip Jumat, (12/4/2024).
Baca Juga: Pertamina Patra NIaga Tambah Pasokan Gas Melon Antisipasi Kebutuhan Lebaran 2024
Menurut regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), gas elpiji 3 kg merupakan bahan energi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tidak mampu atau golongan tertentu, seperti rumah tangga untuk memasak dan usaha mikro.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, menjelaskan bahwa masyarakat harus mendaftar sebelum membeli gas subsidi ini dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga di penyalur resmi.
"Proses pendaftaran sangat mudah, cepat, dan aman. Cukup menunjukkan KTP dan KK," ungkap Tutuka.
Pemerintah telah mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp 87,4 triliun untuk LPG Tabung 3 Kg pada tahun 2024, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Meskipun besaran subsidi khusus untuk elpiji tidak diungkap secara rinci, jumlah tersebut jauh lebih besar dari realisasi subsidi BBM dan gas pada tahun sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










