Akurat

AMMAN Masuk Daftar 50 Perusahaan Tambang Terbesar Dunia

Silvia Nur Fajri | 9 Februari 2024, 15:40 WIB
AMMAN Masuk Daftar 50 Perusahaan Tambang Terbesar Dunia

AKURAT.CO PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), perusahaan tambang tembaga dan emas tercatat posisi ke-12 dalam peringkat 50 perusahaan tambang terbesar di dunia, berdasarkan pemeringkatan Majalah Mining milik Grup Media Glacier yang berbasis di Inggris dan Kanada.

Pada akhir tahun 2023, nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai lebih dari USD30 miliar setelah sahamnya melonjak 269% sejak debutnya di Jakarta pada bulan Juli. Prestasi ini sangat mengesankan mengingat perusahaan ini hanya memiliki pendapatan tahunan sebesar USD2 miliar. 

"Pertambangan tembaga dan emas Batu Hijau yang dimiliki perusahaan ini merupakan salah satu tambang terbesar ketiga di dunia dalam hal output setara tembaga, yang telah berproduksi sejak awal milenium," tulis Majalah Mining dikutip Jumat (9/2/2024).
 
 
Selain itu, perusahaan juga sedang mengembangkan proyek Elang yang berdekatan di pulau Sumbawa. Kenaikan nilai saham Amman Mineral Internasional telah menciptakan setidaknya enam miliarder baru, dan sahamnya terus menunjukkan performa positif di tahun 2024, dengan kenaikan dua digit pada bulan Januari. 
 
Kemudian, kinerja positif perusahaan tambang Indonesia ini menjadi sorotan dalam tengah gejolak industri pertambangan global, di mana harga komoditas dan pasar mineral yang berfluktuasi telah mempengaruhi peringkat dan performa perusahaan tambang di seluruh dunia. 
 
Meskipun industri pertambangan di seluruh dunia mengalami dinamika yang kompleks, kenaikan Amman Mineral Internasional menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri ini. 
 
Dengan proyek-proyek tambang yang sedang dikembangkan dan potensi pertumbuhan yang kuat, perusahaan ini terus menjadi pusat perhatian di pasar global.
 
Diketahui, perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih hingga 91,58% menjadi USD62,67 juta setara Rp995 miliar dari tahun sebelumnya yang tercatat USD744,09 juta.

Penurunan laba bersih Amman dipicu oleh turunnya penjualan bersih sebesar 3 persen secara tahunan di kuartal III-2023 yang diakibatkan oleh tertundanya perpanjangan izin ekspor sejak 1 April hingga 23 Juli 2023.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.