Terjadi Lagi, Kebakaran Pabrik Smelter Milik GNI di Morowali

AKURAT.CO Lagi-lagi terjadi insiden kebakaran di pabrik pengolahan atau pemurnian (smelter). Setelah terjadi insiden di pabrik smelter milik PT ITSS beberapa waktu lalu, kali ini insiden serupa terjadi di pabrik smelter milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI).
Di media sosial X, beredar video kebakaran hebat di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Dalam video berdurasi 27 detik yang beredar, kebakaran terjadi di Smelter 2 PT GNI, Kamis (28/12/2023), sekira pukul 17.26 Wita.
Video tersebut memperlihatkan sejumlah pekerja pabrik smelter berusaha memadamkan kobaran api yang membakar smelter 19-20 dengan pasir yang diangkut excavator. "Tambah parah, insiden 1921 di smelter dua, ngeri-ngeri," ucap salah satu karyawan dalam video tersebut.
Baca Juga: Investigasi Kecelakaan Kerja di ITTS Morowali, Kemenperin: Penerapan K3 Agar Lebih Baik Lagi
Menanggapi insiden, manajemen GNI langsung buka suara. Head of Corporate Communication PT Gunbuster Nickel Industry, Mellysa Tanoyo mengakui adanya insiden yang terjadi di GNI tersebut.
Menurutnya, insiden bermula ketika para pekerja sedang melakukan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan di lokasi pabrik.
"Bahwa benar kemarin ada peristiwa di GNI. Itu adalah percikan las yang menyambar dan menjadi kobaran api saat dilakukan pekerjaan perbaikan perawatan," kata Mellysa dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (29/12/2023).
Menurut Mellysa, dengan sigap damkar memadamkan api dalam waktu singkat dan melakukan evakuasi orang-orang yang ada di sekitar area kejadian. Dengan begitu tidak ada korban dari adanya peristiwa ini.
Mellysa menambahkan, penyebab pasti saat ini tengah didalami oleh perusahaan. Adapun jika ditemukan hal-hal tidak sesuai prosedur, perusahaan akan mengambil tindakan tegas.
"Kami berpesan agar rekan-rekan di jagad maya tidak menyebarluaskan informasi yang bisa menimbulkan kepanikan atau informasi yang bias. Perusahaan sangat menaruh atensi pada keselamatan kerja, semua pihak bekerja sama, sehingga momen-momen seperti ini penting dan pasti menjadi pembelajaran terus untuk ke depannya," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










