Apa Benar Kosmetik Lokal Sulit Masuk Mal Besar?

AKURAT.CO Industri kosmetik lokal di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Salah satunya dengan banyaknya produk kosmetik lokal brand yang hadir di Indonesia.
Bahkan merek-merek kosmetik lokal terus mengukuhkan posisinya di pasar domestik dengan menawarkan produk-produk berkualitas tinggi yang bersaing dengan merek internasional. Namun, muncul pertanyaan apakah produk kosmetik lokal benar-benar sulit masuk ke mal-mal besar yang merupakan destinasi utama berbelanja bagi masyarakat Indonesia.
Belakangan ini diketahui ternyata produk kosmetik lokal sulit masuk, dan menempati posisi strategis di mal-mal besar di Indonesia. Keluhan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Kosmetika Indonesia (Perkosmi), Yenna Sukmademi, dikutip Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: 9 Ciri-Ciri Kosmetik Yang Mengandung Bahan Berbahaya, Teliti Sebelum Membeli!
"Sebagai ilustrasi, produk-produk lokal jarang sekali, bahkan jarang banget yang ada di mal-mal besar di Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya. Paling-paling, mereka hanya tersedia di food court, dan itu pun biasanya di sudut belakang. Sementara itu, merek-merek internasional dengan mudah masuk dan memiliki banyak banget," ujar Yenna.
Penyebabnya bukanlah permasalah biaya sewa tenant yang mahal tetapi karena tenant lebih dahulu disewakan oleh brand besar lain, sehingga tidak ada tempat yang tersisa untuk brand-brand kosmetik lokal.
"Masuknya ke pasar modern seperti Gandaria City, Plaza Indonesia, Pacific Place, dan Plaza Senayan memang sangat sulit sekali. Bukan karena produsen lokal atau UMKM tidak memiliki dana melainkan karena ketika mencoba masuk ke mal-mal modern tersebut, mereka biasanya sudah mengalokasikan Biasanya, brand-brand besar tergabung dalam suatu grup perusahaan global, yang di mana mereka sudah masuk di mal tersebut sejak awal, dan telah lebih dulu mem-booking tenant di sana," jelas Yenna.
Baca Juga: 7 Kendala Sertifikasi Halal Kosmetik Menurut Pelaku Industri
Umumnya, merek-merek terkenal terhubung dalam jaringan perusahaan global yang telah berinvestasi dalam pusat perbelanjaan tersebut sejak awal dan telah mendahului dalam mengamankan penyewaan toko di sana.
Ketika merek lokal ingin bergabung, semua toko biasanya sudah terisi penuh atau jika mereka berhasil mendapatkan toko, lokasinya mungkin kurang menguntungkan strategis.
Padahal, Kementerian Perdagangan telah mengatur bahwa pasar modern mengalokasikan tempat untuk produk lokal brand.
Oleh karena itu, kerja sama yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan industri, dan manajemen mal, produk-produk kosmetik lokal dapat lebih mudah diakses oleh konsumen di mal-mal besar.
Ini akan memberikan dorongan penting bagi pertumbuhan industri kecantikan dalam negeri dan membantu merek-merek lokal terus bersinar. (Dani Zahra Anjaswari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









