AKURAT.CO Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan pokok nasional berada pada kondisi aman sepanjang 2025.
Dengan produksi beras dan jagung yang melampaui target, pemerintah menegaskan bahwa Indonesia tidak memerlukan impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (24/11/2025).
Amran menuturkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pemerintah pusat dan daerah yang selama ini terlibat langsung dalam penguatan produksi pangan.
Dirinya menyebut peningkatan produksi menjadi sinyal positif atas kebijakan yang berjalan konsisten di sektor pertanian.
Baca Juga: Mentan Amran Yakin Serapan Anggaran Kementan 2025 Tembus 93 Persen
Mengacu pada data Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS), produksi beras sepanjang Januari–Desember 2025 tercatat mencapai 34,77 juta ton.
Jumlah ini meningkat 13,54% dari target 32 juta ton yang ditetapkan sebelumnya, atau terdapat tambahan sekitar 2,7 juta ton dari proyeksi awal.
“Data KSA BPS menunjukkan produksi beras kita mencapai 34,77 juta ton. Ini naik 2,7 juta ton dari target yang diberikan. Artinya, posisi kita kuat,” ujar Amran.
Amran juga menjelaskan bahwa produksi beras nasional sempat menyentuh angka 4,2 juta ton dalam bentuk stok, menandakan peningkatan produksi yang jauh melampaui ekspektasi. Kondisi itu juga berdampak pada stabilitas harga dan ketersediaan di berbagai daerah.
Optimisme pemerintah turut diperkuat proyeksi lembaga internasional. USDA memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024–2025 mencapai 34,6 juta ton, sementara FAO memprediksi produksi bisa menembus 35,6 juta ton pada 2025.
Dua prediksi ini, kata Amran, mengonfirmasi bahwa jalur swasembada kembali berada dalam arah yang tepat.
Untuk komoditas jagung, pemerintah juga mencatat tren serupa. Produksi jagung pipilan kering berkadar air 14% diproyeksikan mencapai 16,55 juta ton, atau naik 9,34% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini memastikan kebutuhan pakan ternak dapat dipenuhi tanpa impor.
“Indonesia untuk pakan tidak impor jagung. Karena produksinya Januari sampai Desember diperkirakan mencapai 16,55 juta ton, naik signifikan dari tahun sebelumnya,” tegas Mentan.
Peningkatan produksi juga terjadi pada sejumlah komoditas strategis lain seperti cabai, bawang merah, sawit, kelapa, kakao, dan karet yang semuanya mencatat realisasi di atas 85%. Sementara komoditas kopi dan tebu bahkan melewati target dengan capaian di atas 100%.
Dari sektor peternakan, produksi sapi, kambing, domba, ayam, dan telur juga terjaga stabil. Amran menilai pencapaian ini memperlihatkan konsistensi kerja lintas kementerian dan lembaga yang selama ini mendukung penguatan ekosistem pangan nasional.
Dari sisi tata kelola, Kementerian Pertanian mencatat peningkatan signifikan. Laporan keuangan yang sebelumnya mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) kini naik menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
Nilai reformasi birokrasi juga meningkat 5,48%, sementara indeks integritas dari KPK naik 7,68 poin.
Amran menutup keterangannya dengan menyampaikan penghargaan kepada Komisi IV DPR RI atas dukungan penuh terhadap kebijakan dan anggaran Kementerian Pertanian.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras menjaga ketahanan pangan kita. Kolaborasi ini membuat fondasi swasembada semakin kuat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini









