PAN Soroti Ambang Batas Parlemen: Jutaan Suara Rakyat Hilang

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyoroti penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang dinilai merugikan hak demokrasi masyarakat.
Menurutnya, sistem tersebut telah menyebabkan jutaan suara pemilih tidak terwakili di parlemen.
Eddy mengungkapkan bahwa dalam beberapa pemilu terakhir, terdapat belasan juta aspirasi masyarakat yang tidak tersalurkan karena partai politik pilihan pemilih gagal melampaui ambang batas parlemen.
“Kita melihat dengan adanya ambang batas ini, ada jutaan pemilih yang kemudian tidak bisa ditampung aspirasinya di DPR karena partainya tidak lolos. Itu jumlahnya tidak kecil, belasan juta,” ujar Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan bahwa PAN sejak awal konsisten menyuarakan penghapusan ambang batas, baik dalam pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif.
Baca Juga: PDIP Tekankan Peran PBB dalam Penyelesaian Konflik Global
“Kita termasuk di antara partai yang dari dulu memang menginginkan adanya penghapusan ambang batas, baik itu untuk Pilpres maupun pemilihan legislatif,” tuturnya.
Menurut Eddy, penghapusan ambang batas merupakan langkah penting untuk memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia.
Ia menilai setiap suara rakyat seharusnya tetap memiliki daya representasi di lembaga legislatif.
“Saya pikir ini salah satu upaya untuk memperbaiki sistem demokrasi kita, agar seluruh pilihan masyarakat tetap bisa digaungkan dan diperjuangkan di DPR,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









